Reader

Stonehenge - Sejarah dan Bagaimana monumen ini dibangun?

Canonical source: https://www.enigmablogger.com/2010/12/stonehenge-bagaimana-monumen-ini.html

2010-12-19enigmaParsedSitus dan Tempat Misterius
Di lokasi situs purba Wiltshire, Inggris, terdapat sebuah monumen misterius yang sejak lama menjadi objek perdebatan dan kontroversi. Monumen yang disebut stonehenge itu terdiri dari batu-batu raksasa yang disusun dengan rapi. Bagaimana monumen ini dibangun? Oleh siapa? dan untuk apa? Benarkah monumen ini dibangun oleh kaum raksasa atau alien? Apa yang membuat monumen ini begitu membingungkan adalah kenyataan kalau monumen ini didirikan oleh sebuah kebudayaan yang tidak memiliki catatan-catatan sejarah. Ini menambah aspek kemisteriusan dari Stonehenge itu sendiri. Monumen Stonehenge yang memiliki diameter sekitar 90 meter ini terletak di Wiltshire , 13 kilometer dari Salisbury . Monumen ini adalah salah satu monumen megalitik yang paling ternama di dunia. Beberapa penulis percaya kalau monumen ini dibangun oleh para alien , yang lain percaya kalau monumen ini dibangun dengan kekuatan supranatural. Menurut mereka, mustahil manusia masa lampau dengan teknologi purbanya mampu membangun monumen yang sedemikian besar dan rumit. Benarkah demikian? Bisakah kita menduplikasi pembangunan monumen sejenis ini dengan teknologi seadanya? Pada tulisan ini, saya akan menceritakan sejarah singkat Stonehenge dan teori baru mengenai tujuan pendirian dan cara konstruksinya. Paling tidak, ada pandangan alternatif selain teori supranatural atau alien. Sejarah pembuatan Stonehenge Walaupun ada beberapa teori yang bervariasi, para arkeolog umumnya sepakat kalau monumen ini pertama kali didirikan pada tahun 3.500 SM dalam beberapa fase. Pada tahun 3.500 SM, masyarakat semi nomadik yang disebut Windmill Hill people (3.500 - 2.600 SM) yang mendiami wilayah Salisbury mulai membangun monumen tersebut. Konstruksi awalnya dimulai dengan membuat 56 lubang yang membentuk formasi lingkaran. Lubang ini kemudian diberi nama Aubrey Hole karena ditemukan pertama kali oleh John Aubrey. Lalu, batu pertama yang disebut Heel Stone setinggi 4,9 meter diletakkan di pintu masuk formasi tersebut. Beberapa ratus tahun kemudian, masyarakat Beaker (2.600 - 2.510 SM) membawa 80 blok batu bluestone yang masing-masing memiliki berat sekitar 4 ton dari sebuah pertambangan di gunung Prescelly yang jaraknya sekitar 240 mil. 80 blok batu yang disebut megalith ini kemudian disusun sehingga membentuk dua lingkaran konsentris. Sebagai informasi, yang disebut bluestone disini tidak merujuk kepada istilah geologi. Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada batu-batuan asing yang bukan berasal dari lokasi tersebut. Dalam kasus Stonehenge, batuan bluestone yang digunakan adalah dari jenis Preseli Spotted Dolerite yang lebih keras dari batu granit. Setelah penyusunan bluestone, pembangunan bagian luar monumen mulai dikerjakan oleh Wessex People (2.600 - 2.510 SM). Kali ini, para arsitek tersebut menggunakan 30 batu raksasa. Batu-batu yang disebut Sarsen ini memiliki berat masing-masing sekitar 25 ton dengan tinggi sekitar 4 meter dan diperkirakan dibawa dari Marlborough Downs yang jaraknya sekitar 20 mil dari lokasi. Pertanyaaannya adalah bagaimana cara mereka membawa batu sebesar itu dari jarak yang cukup jauh? Lalu, jika mereka berhasil membawanya, bagaimana cara mereka menegakkan batu tersebut dan menumpuknya? Namun sebelum kita masuk ke situ, mari kita lihat beberapa teori mengenai siapa yang membangunnya dan untuk tujuan apa monumen ini dibangun. Teori Merlin Pada abad ke-12, sejarawan Inggris bernama Geoffrey of Monmouth menulis sebuah buku berjudul " Historia Regum Britanniae " (Sejarah raja-raja Inggris). Pada buku itu ia menyajikan legenda raja Arthur yang termashyur dan penjelasan mengenai bagaimana Stonehenge dibuat pertama kali. Menurut Geoffrey, bluestone yang digunakan untuk membangun stonehenge sesungguhnya berasal dari Afrika dimana para raksasa yang hidup pada masa lampau menjaga batu-batuan tersebut karena kemampuan penyembuhan yang dimilikinya. Para raksasa tersebut kemudian membawa batu-batuan itu menuju gunung misterius Killaraus di Irlandia dimana mereka menyusunnya menjadi lingkaran raksasa . Jadi, disanalah batu-batuan itu berada untuk beberapa lama. Ketika raja Inggris yang bernama Aurelius Ambrosius ingin membuat tugu peringatan bagi perajurit-perajuritnya yang gugur, penyihir Merlin menyarankannya untuk menggunakan batu-batu tersebut. Usul itu disetujui, lalu Merlin menggunakan kekuatan sihirnya dan memindahkan batu-batu tersebut serta membawanya ke Salisbury lewat laut. Teori ini menggabungkan aspek legenda Inggris dengan kekuatan supranatural Merlin sang penyihir. Walaupun menarik, namun para peneliti tidak pernah menganggap serius teori ini. Kuil bangsa Romawi Pada tahun 1620, seorang arsitek Inggris eksentrik bernama Inigo Jones diperintahkan oleh raja Inggris, James I, untuk mendokumentasikan struktur dan sejarah Stonehenge. Pada tahun 1655, tiga tahun setelah kematian Jones, menantunya yang bernama John Webb mempublikasikan sebuah buku berjudul " Remarkable Antiquity of Great Britain, Vulgarly called Stone-Heng, Restored". Buku ini disebutnya berasal dari catatan dokumentasi yang diwariskan oleh Inigo Jones. Dalam buku itu disebutkan kalau Stonehenge sesungguhnya adalah sebuah kuil gaya Tuscan yang didirikan oleh bangsa Romawi pada saat penjajahan mereka di Inggris pada abad ke-1 hingga abad ke-5. Kuil ini disebutnya untuk menghormati Coelus, salah satu dewa bangsa Romawi. Namun, teori ini segera mendapat sanggahan dari banyak penulis lainnya karena umur monumen yang dipercaya jauh melampaui masa penjajahan Romawi di Inggris. Tempat pemujaan kaum Druid Teori menarik lain datang dari Dr.William Stukley , seorang dokter yang merangkap sebagai peneliti reruntuhan kuno. Dr.Stukley juga merupakan salah satu anggota Freemason Inggris yang ternama. Pada tahun 1740, ia menerbitkan sebuah buku yang berusaha menjelaskan asal-usul Stonehenge. Menurutnya, pada tahun 460 SM, Inggris didatangi oleh sejumlah peziarah dari Timur tengah, kemungkinan bangsa Finisia, yang pernah tinggal di tanah Kanaan yang ditaklukkan oleh bangsa Israel. Para peziarah inilah yang mendirikan agama Druid yang kemudian membangun Stonehenge sebagai tempat pemujaan. Namun, sekali lagi, teori ini tidak sesuai dengan umur Stonehenge yang dipercaya jauh melampau masa Druid. Tempat pengamatan objek-objek angkasa Teori ini dikemukakan oleh Sir John Lockyer. Ia adalah astronom ternama Inggris yang menemukan elemen helium . Pada tahun 1901, ia menulis sebuah paper yang mengasumsikan kalau beberapa bagian dari Stonehenge, yang disebut Heel Stone , pada awalnya sejajar dengan Summer Solstice (Hari terpanjang dalam satu tahun). Karena itu Lockyer berasumsi kalau monumen ini mungkin telah digunakan oleh para astronom kuno untuk mengamati objek angkasa. Pada tahun 1965, teori ini diperkuat oleh astronom Amerika, Gerald Hawkins , yang dengan menggunakan komputer berhasil menemukan kalau 165 titik pada struktur Stonehenge memiliki keterkaitan dengan pergerakan matahari dan bulan. Ia mengajukan teori kalau Stonehenge mungkin adalah komputer masa purba yang digunakan untuk memprediksi gerhana bulan. Namun, teori ini juga tidak akurat karena dengan mengacu pada anggapan Lockyer, Stonehenge seharusnya dibangun pada tahun 1.800 SM. Ini tidak sesuai dengan umur Stonehenge yang jauh lebih tua. Tempat pemujaan masa perunggu Teori lain dikemukakan oleh Sir John Lubbock , seorang arkeolog Inggris berpengaruh pada abad ke-19. Lubbock adalah arkeolog yang pertama kali menciptakan istilah Paleolithic dan Neolithic . Pada bukunya yang terbit tahun 1865, " Prehistoric Times as Illustrated by the Ancient Remains and Manners and Customs of Modern Savages ", ia menunjukkan adanya kesamaan antara Stonehenge dengan struktur monolitik lainnya di dunia, terutama yang terdapat pada kuil-kuil di India. Mirip dengan teori pemujaan Druid, Lubbock percaya kalau tempat ini sesungguhnya adalah tempat pemujaan yang didirikan pada masa perunggu. Ini juga dikonfirmasikan dengan penemuan sejumlah peralatan yang memang berasal dari masa perunggu di dekat lokasi Stonehenge. Hebatnya, Lubbock berhasil menentukan umur Stonehenge secara akurat dan ia juga dengan tepat memperkirakan kalau monumen itu dibangun pada periode yang sangat lama. Tempat penyembuhan Pada tahun-tahun belakangan ini, terdapat teori baru mengenai monumen misterius ini. Ini dikarenakan ditemukannya tengkorak-tengkorak di dekat situs tersebut. Pada sisa-sisa tengkorak yang ditemukan, terdapat beberapa tanda seperti tengkorak yang sengaja dibuka. Tanda ini menunjukkan adanya prosedur operasi pada kepala yang bersangkutan. Berdasarkan pada penemuan ini, Prof.Timothy Darvill dari Bournemouth University dan Prof. Geofrrey Wainwright , mengajukan teori kalau monumen ini mungkin telah digunakan sebagai lokasi penyembuhan bagi orang sakit, sejenis Lourdes masa purba. Kompleks pemakaman Masih berdasarkan pada penemuan sejumlah kerangka di Stonehenge, Prof. Mike Parker Pearson mengajukan teori ini. Ia sendiri telah mempelajari monumen ini sejak tahun 1998. Prof. Pearson menemukan kalau pada tahun 2600 - 2400 SM terdapat sebuah pemukiman di dekat Stonehenge. Ia percaya kalau Stonehenge telah digunakan oleh masyarakat pemukiman tersebut sebagai kuburun massal. Dalam tulisannya di Washington Post tahun 2007, ia menyebut Monumen ini sebagai " kompleks pemakaman terbesar pada masa itu ". Pada saat ini, teori tempat pemujaan dan teori pemakaman adalah teori yang paling banyak diterima oleh para peneliti. Bagaimana mereka membangunnya? Baiklah, sekarang kita masuk ke misteri utamanya, yaitu bagaimana mereka membangunnya? Seperti yang saya katakan, karena karakteristiknya yang misterius, monumen ini telah menjadi subjek perdebatan panjang mengenai cara pembuatannya. Berdasarkan pada pengetahuan yang dikenal sekarang, sepertinya tidak mungkin kalau bangunan ini didirikan oleh manusia pada masa itu karena tidak adanya teknologi yang dikenal untuk mengangkut atau mendirikan batu-batu besar tersebut. Melihat pada kenyataan ini, sebagian penulis percaya kalau bangunan ini didirikan oleh alien . Teori ini pertama kali dipopulerkan oleh Erich Von Daniken , penulis buku " Chariots of the Gods " yang terbit tahun 1968. Menurutnya, astronot masa lampau (alien) yang mengunjungi bumi di masa lalu memiliki peran dalam pembangunan berbagai struktur megalitik di seluruh dunia, termasuk Stonehenge. Argumen pendukungnya adalah karena bentuk Stonehenge yang melingkar, persis seperti sebuah pesawat alien . Tentu saja tidak ada yang bisa membuktikan teori ini. Lagipula, mungkin saja pemahaman kita mengenai teknologi masa lampau tidak cukup memadai sehingga kita "terpaksa" melihat alternatif spiritual atau alien. Namun, pada tahun-tahun belakangan ini, sesungguhnya ada beberapa teori yang bisa menjelaskan mengenai cara Stonehenge dibangun. Teori ini terdiri dari dua bagian. Yang pertama adalah bagaimana menegakkan dan mengangkat batu-batu besar tersebut. Sedangkan yang kedua adalah bagaimana mengangkut batu-batu besar tersebut ke lokasi dari sebuah tempat yang cukup jauh. Dua teori di bawah ini berurusan dengan cara menegakkan dan mengangkat batu-batu besar: Wally Wallington dan prinsip daya ungkit Satu metode yang cukup menarik adalah metode yang diajukan oleh Wally Wallington, seorang tukang kayu dari Michigan. Sebagai seorang tukang kayu yang berpengalaman selama 35 tahun, Wally telah menemukan cara untuk menggerakkan benda-benda berat dan besar hanya dengan menggunakan kayu. Rahasianya adalah daya ungkit atau leverage. Untuk menggerakkan sebuah batu besar, Wally membuat sebuah jalur dari kayu dengan karakteristik tertentu. Ketika sebuah batu besar ditaruh di atasnya, batu itu dengan mudah berpindah. Wally mengatakan kalau metode yang digunakannya mungkin sama dengan metode yang digunakan oleh Edward Leedskalnin untuk membangun Coral Castle . Bahkan Wally mengklaim, kalau ia memiliki sumber daya dan waktu yang cukup, ia bisa membangun sebuah piramida tanpa menggunakan teknologi canggih. Untuk menegakkan sebuah batu besar, Wally hanya menggunakan banyak potongan kayu yang digunakan sebagai pengganjal di tengahnya. Dengan cara ini, ia bisa menegakkan sebuah batu besar dalam waktu kurang dari satu hari. Untuk mengetahui lebih jelasnya, kalian bisa melihat rekaman di bawah ini. ( link youtube ) Kalian juga bisa mengetahui lebih jauh mengenai Wally dengan mengunjungi websitenya theforgottentechnology.com . Pengangkatan dengan lift roda kayu Jika kita terbiasa berpikir dengan teknologi kuno, kita bisa menemukan banyak cara kreatif untuk membuat monumen seperti Stonehenge. Seorang insinyur bernama Nick Weegenaar punya teori bagaimana mengangkat batu besar itu dan menaruhnya di atas dua batu. Ia mengajukan teori alat pengangkat dengan roda kayu alias Litho Lift. Lihat gambar di bawah ini: Dengan menggerakkan roda raksasa tersebut, maka otomatis batu besar yang terikat padanya bisa terangkat dan diletakkan di atas dua batu yang telah berdiri. Saat ini Nick sedang mengerjakan model roda tersebut untuk membuktikan teorinya. Walaupun belum dipraktekkan, namun beberapa insinyur yang telah melihat rancangannya percaya kalau mekanisme itu bisa bekerja dengan baik. Selain teori Wally dan Nick yang berurusan dengan menegakkan dan mengangkat batu-batu raksasa, ini dua teori lainnya mengenai cara mengangkutnya: Pengangkutan dengan keranjang dahan Teori yang berhubungan dengan pangangkutan batu ini pertama kali dikemukakan oleh insinyur bernama Garry Lavin. Menurutnya, para arsitek Stonehenge mungkin telah menggerakkan batu-batuan tersebut dengan menggunakan keranjang dahan yang digunakan untuk membungkus batu-batuan besar tersebut. Cara ini telah dipraktekkan dan bisa dilakukan. Menurut Garry: "Saya selalu beranggapan kalau membawa batu-batuan besar itu ke lokasi monumen adalah hal yang mustahil karena gesekan dengan permukaan tanah. Namun, kenyataannya, teknologi untuk melakukan itu selalu ada di sekitar mereka." Keranjang dahan ini ternyata juga bisa mengapung di atas air. Dengan demikian, para pekerja tersebut dapat membawa batu-batuan tersebut lewat sungai. Dalam percobaan ini, Garry berhasil menggerakkan batu seberat satu ton. Ia sedang menyiapkan eksperimen untuk menggerakkan batu seberat lima ton. Pengangkutan dengan jalur kayu dan bearing Baru-baru ini, para peneliti menemukan banyak batu-batu berbentuk bola kecil di dekat monumen serupa Stonehenge di Aberdeenshire, Skotlandia. Ukuran bola-bola ini kira-kira seukuran bola cricket. Pada monumen Skotlandia itu, sebagian batu yang digunakan bahkan lebih besar dibandingkan Stonehenge. Berdasarkan penemuan ini, para peneliti menyimpulkan kalau batu-batu besar yang ada di monumen itu mungkin telah diangkut dengan menggunakan bola-bola batu tersebut. Jadi, tim dari universitas Exeter mulai mengadakan eksperimen. Dalam eksperimen itu mereka membangun sebuah jalur kayu yang diatasnya diletakkan bola-bola batu yang berfungsi sebagai bearing. Ketika batu raksasa itu ditaruh diatasnya, maka dengan sangat mudah batu itu bisa berpindah tempat. Bahkan para mahasiswa bisa menggerakkan batu-batu raksasa itu hanya dengan dorongan sebuah jari tangan. Berdasarkan eksperimen ini Prof. Bruce Bradley , direktur eksperimen arkeologi dari Universitas Exeter memperkirakan kalau sebuah batu raksasa bisa bergerak sejauh 10 mil dalam sehari. Sebuah cara yang sangat sederhana dan tidak membutuhkan teknologi tinggi. Banyak yang percaya kalau tim dari universitas Exeter ini telah berhasil memecahkan misteri pengangkutan batu-batu Stonehenge. Memang, saat ini belum ada yang menduplikasi pembuatan Stonehenge secara lengkap, namun tidak bisa disangkal, dengan metode yang diajukan oleh para insinyur seperti Wally, Nick, Garry atau Universitas Exeter, kita memiliki cara pandang baru terhadap teknologi masa purba. Paling tidak, bukan sesuatu yang mustahil untuk membangun monumen megalitik dengan peralatan yang hanya tersedia di masa lampau. Bangsa-bangsa kuno yang hidup ribuan tahun yang lalu ternyata tidak sebodoh yang kita duga. Tim dari universitas Exeter berniat mengadakan eksperimen dalam skala penuh di waktu-waktu mendatang. Dengan demikian, kita bisa berharap satu persatu misteri Stonehenge akan terpecahkan dengan sempurna. ( wikipedia , nationalgeographic.com , dailymail.co.uk , bbc.co.uk , dailymail.co.uk ) Share on Facebook Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Image metadata (7)
  1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2k3QfHKRqDCF28rNS4XOpf5vc4hb9couFYiNu87tNN8GAokSl0K1eNO1W8hD1uhrB8JrhhT7mhyphenhyphenibv83uuarJvleJu4iVLqlCimfxSYv2c3fgDxZyRraFvCGZnqLFpS5SsBcGQUyw6YSk/s400/Stonehenge_Distance.jpg
  2. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOA15ZH0KDYWb71uDybgzp8rJNHUlwXKeWeyZs0ZCQBbuQNc6-bGPD_WjxCtMFd3BsevLVFObpOSbwVpMZDWqsZ8nVlT2yJ5DLLktH6LnDHeEjzBCXm0xZTg29G4Ci-0S3dkOlIFacuJtU/s400/Stonehenge.jpg
  3. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2-8t9-Mngcfb_JJhAGXUIcxumpyfwTClH3oXRrDdJodhl4vP3CUZ9xOo9OGPF9esHHxEXx38_MLoO56XKAjFHQrAbjC1sMDCe7zfSOaay2gyHgLtE-NLJorqR-e88W09r0IqdBj3kkDXE/s400/indexpagepic.jpg
  4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlo2ZtYG49LFA-FFfoDodACLpRR-KD5AN2P_gro7quL7Z1t3iBM6JNEWXhxA6PNNlZnpehPfSpNJgHsByqCgfph99vEGo29DaJlo7v0p8eapak8s9-Zd_sPujDrss3ZUm9jxPHjEPDfNYo/s400/lintel-raising.jpg
  5. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9xZ-i4ILM8-LNrPIb7xXyp5wdt9PKzAC2B9etKx-BBI74JHLS8oQttRGpuJpdhxgijRGKkdubjDNi2F2hOLGaFxsV4rB3MaqL6ewxapnlgXwOIdBdGBt4uNSB0la1KCOro-su_J9Chh7k/s400/article-1334166-0C3FDD04000005DC-458_634x352.jpg
  6. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTpmZFki_a0DlZCq3T0Hva5vRe3rr-B-hY5uxFCfyQLVk06FaF1UZ6xVbNHGgadP_dgCDoRqpxDX48Jm_3sbn-t5tlCrXsoLjTIJpZcDh63xZ0C6JVBFHiMwm67nno5R0H8H8CKXgj_1JO/s400/article-1334166-0C3FDE8C000005DC-619_634x347.jpg
  7. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWOxWOEXrLFsw1ZfnF-CaojTNeO2YMCMzXK0t-wh0RYZp09QcdPqEruAKHmIBIkm_6Ek7fB9PaO44Jy_NYLFwCXow6FYByUeocMKZTDJ5z06ERk6UQZHVMVDXGhZhuTXHY7vqErut7EH_4/s400/Stonehenge+builders+%2527used+ball+bearings+to+move+giant+slabs+of+stone+into+position%2527+1.jpg
Outbound links (25)
  1. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/01/penemuan-kerangka-manusia-raksasa.html
  2. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2k3QfHKRqDCF28rNS4XOpf5vc4hb9couFYiNu87tNN8GAokSl0K1eNO1W8hD1uhrB8JrhhT7mhyphenhyphenibv83uuarJvleJu4iVLqlCimfxSYv2c3fgDxZyRraFvCGZnqLFpS5SsBcGQUyw6YSk/s1600/Stonehenge_Distance.jpg
  3. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/kisah-dolores-barrios-alien-di-tengah.html
  4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOA15ZH0KDYWb71uDybgzp8rJNHUlwXKeWeyZs0ZCQBbuQNc6-bGPD_WjxCtMFd3BsevLVFObpOSbwVpMZDWqsZ8nVlT2yJ5DLLktH6LnDHeEjzBCXm0xZTg29G4Ci-0S3dkOlIFacuJtU/s1600/Stonehenge.jpg
  5. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/06/kompleks-arkeologi-raksasa-pra.html
  6. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/09/fosil-raksasa-jebal-barez-salah-satu.html
  7. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/02/mencari-freemason-di-capitol-hill.html
  8. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/07/stonehenge-di-dasar-danau-michigan.html
  9. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/08/aliens-abductions-kasus-penculikan-oleh.html
  10. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/kisah-dolores-barrios-alien-di-tengah.html
  11. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2-8t9-Mngcfb_JJhAGXUIcxumpyfwTClH3oXRrDdJodhl4vP3CUZ9xOo9OGPF9esHHxEXx38_MLoO56XKAjFHQrAbjC1sMDCe7zfSOaay2gyHgLtE-NLJorqR-e88W09r0IqdBj3kkDXE/s1600/indexpagepic.jpg
  12. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/12/edward-leedskanin-dan-rahasia-coral.html
  13. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/misteri-piramida-piramida-cina.html
  14. https://www.youtube.com/watch?v=pCvx5gSnfW4&feature=player_embedded
  15. http://www.theforgottentechnology.com/
  16. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlo2ZtYG49LFA-FFfoDodACLpRR-KD5AN2P_gro7quL7Z1t3iBM6JNEWXhxA6PNNlZnpehPfSpNJgHsByqCgfph99vEGo29DaJlo7v0p8eapak8s9-Zd_sPujDrss3ZUm9jxPHjEPDfNYo/s1600/lintel-raising.jpg
  17. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9xZ-i4ILM8-LNrPIb7xXyp5wdt9PKzAC2B9etKx-BBI74JHLS8oQttRGpuJpdhxgijRGKkdubjDNi2F2hOLGaFxsV4rB3MaqL6ewxapnlgXwOIdBdGBt4uNSB0la1KCOro-su_J9Chh7k/s1600/article-1334166-0C3FDD04000005DC-458_634x352.jpg
  18. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTpmZFki_a0DlZCq3T0Hva5vRe3rr-B-hY5uxFCfyQLVk06FaF1UZ6xVbNHGgadP_dgCDoRqpxDX48Jm_3sbn-t5tlCrXsoLjTIJpZcDh63xZ0C6JVBFHiMwm67nno5R0H8H8CKXgj_1JO/s1600/article-1334166-0C3FDE8C000005DC-619_634x347.jpg
  19. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWOxWOEXrLFsw1ZfnF-CaojTNeO2YMCMzXK0t-wh0RYZp09QcdPqEruAKHmIBIkm_6Ek7fB9PaO44Jy_NYLFwCXow6FYByUeocMKZTDJ5z06ERk6UQZHVMVDXGhZhuTXHY7vqErut7EH_4/s1600/Stonehenge+builders+%2527used+ball+bearings+to+move+giant+slabs+of+stone+into+position%2527+1.jpg
  20. http://en.wikipedia.org/wiki/Stonehenge
  21. http://channel.nationalgeographic.com/episode/stonehenge-decoded-3372/02#tab-Overview
  22. http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1330917/Stonehenge-builders-used-ball-bearings-giant-slabs-stone.html
  23. http://news.bbc.co.uk/2/hi/uk_news/england/wiltshire/6908300.stm
  24. http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1334166/Stonehenge-built-rolling-stones-using-giant-wicker-baskets.html
  25. http://www.facebook.com/share.php?u=https://www.enigmablogger.com/2010/12/stonehenge-bagaimana-monumen-ini.html

140 comments

Comments 101–140 of 140

Anonymous
2010-12-24

akhirnya saya adalah orang ke 100 yang komen!! seneng banget!! blue_screen

Anonymous
2010-12-24

tapi ada banyak yang tidak kita miliki daripada orang - orang dulu itu: 1.Mereka lebih kuat fisik karena stamina mereka yang terus dilatih oleh kerasnya alam. (kebayang tuh betis segede apa!!!) 2.Cara berpikir mereka yang kreatif memanfaatkan kekayaan alam. 3.Makanan yang murni dari alam tanpa adanya terkandung berbagai zat kimia. 4.Kekeluargaannya mereka dalam sebuah kelompok 5.Ketaatan penuh dari setiap penduduk akan peraturan adatnya. dan mungkin masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan. tapi dilihat dari sana coba kita bandingkan siapa yang lebih 'cerdik' dari kita sekarang atau mereka yang kita bilang orang 'dulu'??? mereka bertahan hidup dari alam. kita bertahan hidup dari apa yang kita bilang praktis. teknologi tidak selamanya buruk selama tidak berdampak buruk bagi alam. tapi alam tidak akan pernah berdampak buruk bagi teknologi. T.t

Anonymous
2010-12-24

Stonehenge bawah airnya kok ga pernah dibahas lagi ?? Adakah perkemebangan barunya bang enigma ^^

TaKoBoyZt
2010-12-24

Hoo..ic..pantesan saya bingung pas baca..kirain ada salah penulisan di judul bukuny itw.. Tq om penjelasanny..Keep Posting..Hohoho ~XD

Anonymous
2010-12-25

Mr. E, apakah sudah pernah dibahas disini mengenai kasus kehilangan misterius Virginia Dare (1587)? Kalau belum tolong dibahas y Mr. E, sama penjelasan mengenai tulisan "CROTOAN" yang diukir di sebuah pohon.. Tq Mr, keep posting bro.. :) Gbu

DuniaCZ
2010-12-26

kaka'bukan nya pesawat yang menubruk wtc itu animasi tingkat tinggi ya terlihat pesat menembus gedung mirip siluman gitu sebelum gedung itu meledak betul kan?

DuniaCZ
2010-12-26

kaka' kunjungi blog ku dong trus komenin sepi nih makasih ya kaka enigma

Anonymous
2010-12-26

Waktu kuliah tentang Konsep Teknologi, Teknologi itu ada karena didorong oleh kebutuhan dan atau keinginan (tentu saja kebutuhan adalah motivasi utama). Jaman purba dulu orang - orang cuma butuh hal-hal yang sangat sederhana; makanan, tempat tinggal dan sosialisasi (dasar kebutuhan kita). Bayangin aja suku pedalaman yang masih "primitif" yang bahkan ada di tanah air kita. Mereka tidak lebih bodoh dari kita, tapi mereka memang cuma butuhnya hal-hal sederhana, bandingkan dengan orang kota yang kebutuhannya macam - macam. Hal ini saya rasa juga mematahkan teori evolusi. Kapasitas berpikir manusia pertama ataupun manusia jaman sekarang adalah sama, tidak ada istilah "evolusi otak". Terus mengenai waktu pembangunannya yang mulai dari 3500 SM sampai 2500 SM (1000 tahunan). Pertanyaan saya apakah perancang stonehege yang terakhir memang mempunyai visi/tujuan yang sama dengan perancang pertama, mengingat lamanya rentang fase pembuatan? Jika iya maka hebat sekali budaya atau agama yang diturunkan pada zaman itu. Pertanyaan kedua apakah pada masa itu orang-orang sudah memikirkan soal kebanggaan membangun bangunan yang megah dan awet ribuan tahun sehingga dikagumi cucu cicit mereka? Saya rasa jawabannnya iya karena selain otak, sifat manusia kapan pun dan dimana pun pastilah sama. Jadi ada kemungkinan bangunan itu dibuat selain karena kebutuhan juga untuk prestasi atau kebanggaan. *Jangan lupakan juga bahwa sebenarnya jaman dulu banyak bangunan yang hebat, tetapi karena bangunannya atau catatannya dihancurkan oleh musuh, kita tidak dapat mempelajarinya. Kalau tidak begitu mungkin kita bisa mendapatkan pemahaman yang utuh tentang hebatnya peradaban nenek moyang kita* Salam... Anak Kuliahan

Zeith
2010-12-27

nice artikel brother!!! seiring dgn perjalanan waktu pasti suatu saat misteri stonehenge bakal terjawab.

DuniaCZ
2010-12-28

Anonymous~108 kalau bukan manusia gimana bro,misalkan alien

kolu
2011-01-01

bahas astral projection ..kk! astral projection apakah kk enigma pernah mencoba astral projection??? pliss...!!!! kk enigma pernah melakukan astral projection blo???

Anonymous
2011-01-02

@anak kuliahan: "Waktu kuliah tentang Konsep Teknologi, Teknologi itu ada karena didorong oleh kebutuhan dan atau keinginan (tentu saja kebutuhan adalah motivasi utama)." pertanyaannya, stonehenge itu dibangun karena didorong oleh kebutuhan atau keinginan apa? Ingin dikenang/dikagumi saja? atau ada alasan lainnya, misalnya untuk observatorium? Kalau iya, pertanyaannya kenapa mereka merasa perlu untuk membangun observatorium itu? apa urgensinya?

wawan
2011-01-02

wah keren bro, bahas atlantis lagi bisa ga (request ni)

Anonymous
2011-01-02

manusia pada jaman nabi adam gedenya sekitar pohon klapa yg besar. jdi mungkin aj batunya diangkat biasa.

Anonymous
2011-01-03

kalo bikin candi gmna caranya??..

Anonymous
2011-01-06

wah mantap nih topic nya...kalo aku beranggapan untuk jarak 20 mil sangatlah mustahil menggunakan alat bantu..kemungkinan mereka memanfaatkan aliran sungai yg ada disekitar nya.

Bazrax
2011-01-12

stonehenge adalah bukti telak bahwa teori Darwin cuma khayalan semata, dari zaman Nabi Adam ( baca : Manusia awal di Bumi ) saja manusia sudah mengerti cara bercocok tanam dan berternak apalagi tehnik membentuk struktur bangunan aneh yg maha besar...ingat, dengan otaknya...sikap, cara pandang, orientasi hidup dsbnya Manusia akan selalu beradaptasi sesuai dengan keadaan zamannya...pada masa itu, stonehenge tak lebih dari sebuah Kuil,candi atau apapun yg digunakan sebagai Simbol..ya, Simbol adalah Warisan dari Intelektualitas manusia turun temurun...dimana semuanya merujuk ke dalam 1 Hal : Bahwa Ada Dzat yang harus disembah dan dimintai pertolongan oleh manusia. Kesimpulan dari Nubitol.

Anonymous
2011-01-21

gung tigers: cobain brooo... video youtube stonehenge dari national geograpic http://www.youtube.com/watch?v=-6oxmxPKoSE

Anonymous
2011-01-26

keren nih penjelasan insinyur-insinyurnya! betul juga tuh caranya. pada intinya dengan menggunakan roda ya?

Anonymous
2011-02-12

ya tinggal diangkat trus ditumpuk..gitu aja kog repot

Delicia
2011-03-17

kalo emank bgtu cara ngangkat Batu gede seberat itu... emank orang jaman dlu pasti bgtu angkat batu'a ya??

Anonymous
2011-10-17

enigma itu... blog perorangan atau apa?

teguh
2011-11-15

kalau dilihat dari manusia saat ini, jelas ga mungkin dan bingung gimana membangun bangunan megalitik. tapi kalau lihat dari hadist, nabi adam tingginya 60 hasta (hasta nabi muhammad= hasta manusia sekarang, 1 hasta = pajang tulang hasta yaitu lengan bawah, kira2 1 hasta sekitar 0.5 m). maka tinggi nabi adam sekitar 20m an. dan dalam hadis dikatakan, manusia semakin kesini semakin mengecil, hingga akhirnya manusia tingginya hanya sejengkal (apakah maksudnya sejengkal nabi adam? karena sangat masuk akal 1 jengkal = 1/10an tinggi manusia itu. Jadi kalau orang jaman dulu memang besar2 dan tinggi2, maka bangunan megalitik, dan memindahkan batu besar dengan jarak yang jauh, sangat memungkinkan

CRYPTOHELL
2012-04-02

@anonymous wah raga sukma nih.

Anonymous
2013-03-18

Kalau kita kaitkan dengan istana batu milik Edward leddskalnin, peletakkan batu itu sepertinya tidak mustahil. saya lebih condong peletakkan batu itu untuk tujuan astronomi. karena kehidupan jaman dahulu selalu memperhitungkan kaidah astronomi utamanya pergerakan bintang2, benda2 angkasa, atau bahkan pergerakan bumi itu sendiri untuk tujuan ilmu pengetahuan atau untuk membantu kehidupan masyarakat pada masa itu (cocok tanam, gerhana, dll). pembuatnya mungkin sekumpulan ilmuwan cukup dengan menggunakan roda batu (seperti kendaraan Flinstone) dengan bantuan orang banyak. tidak perlu berfikir rumit bagaimana mereka menarik atau menegakkan batu. cukup dengan mengerek batu dengan kayu gelondongan lalu diletakkan diatas roda batu flinstone(kita terlalu berfikir jauh, padahal cara sederhana ini menurut saya cukup bisa dilakukan, dengan jumlah orang yang cukup tentunya). Tidak ada yang misterius... kembali ke topik awal bila dikaitkan dengan istana edward maka akan lebih mudah dilakukan. asal kita tahu ilmunya...

roro
2013-03-28

As. salam kenal smuanya... mas E sy mau nanya, ada tidak fenomena langit yg tiba2 menjadi separuh merah?, apa bila ada apakah dapat di jelaskan pnyebabnya?, sy menanyakan ini karna sy pernah melihatnya. mohon penjelasannya Terimakasih.... saya suka blog anda

Anonymous
2013-05-29

Wah.. Bung Enigma telah merusak Teori Saya sebelumnya, klo "Stonehenge dibuat oleh Megatron dan kru untu berkomunikasi dengan The Fallen (yg ada di Cybertron)" kecewa dehh..

Anonymous
2013-06-24

Bung E sebenarnya sudah terlalu banyak membahas soal klenik. Tapi karena selalu ingin memisahakannya secara tegas dengan pengetahuan ilmiah jadi gak ngaku. Mereka para ilmuawan (yahudi) yang menyadari keberadaan syaitan dalam teori mereka selalu menyebutnya sebagai faktor X. Jika ada pengkajian ilmiah menyebutkan syaitan akan dituding tidak ilmiah. Silahkan baca buku Sigmund Freud, Pengantar Psikoanalisis, bagaimana beliau memperjuangkan teorinya supaya dianggap ilmiah. Qur'an secara jelas menyebutkan makhluk ExtraTerestial manusia yang disebut alien (asal kata aliansi), faktor x. Bahkan bahasa Arabnya katanya Jin (tersembunyi) dan Ins (tampak).

Anonymous
2013-06-24

O, ya, satu lagi. Silahkan simak lagunya Bondan Prakoso and Fade to black yang ada kata faktor x.

Jeri
2013-08-07

Hominoids, homo habilis, homo erectus, homo sapiens, ato mungkin jg kaum homosex, hehehe:piss...itu semua hanyalah imaginasi liar darwin semata, manusia jaman dahulu sampai dgn manusia jaman sekarang hanya beda di ukuran tubuhnya saja,dgn mksd agar bisa survive sesuai kondisi alam pd era masing2, uk.tubuh manusia skrg mengecil krn kehendak Tuhan, jumlah manusia semakin banyak ditambah semakin "anehnya" cara olah makanan dsbnya.....menurut saya, Stonehenge adalah bukti bahwa Logika manusia itu sudah ada dari awal manusia ada di muka bumi....keep post bung e !!! good job.

Godra25
2013-09-02

begitu liat video para pakar.. sya senyum2 sendiri.. ternyata hanya se-simple itu.. nice post btw, jadi pengen liat ini blog diangkat ke TV deh.. jadi semacam Naked Science gitu :D

Anonymous
2013-12-08

Om enig..hehe..mau iseng nanya nih.. Kalimat terakhir menyinggung masalah bodoh..bener ga sih sebenernya orang2 jaman dulu tuh lebih pintar dari orang2 sekarang gara2 tujuan dari iluminati yang perlahan lahan membuat manusia menjadi bodoh?

Lufias
2014-01-23

keliatan WAH kalau ngliat hasilnya tapi jadi biasa ajah kalau udah tau trik nya, kaya sulap ajah.

Anonymous
2014-01-28

Saya mau berkomentar, bukannya manusia zaman dahulu memang tinggi" dan besar"? Bukannya nabi adam saja tinggi sekali? Kalau menurut saya wajar jika mereka bisa membuat batu seperti itu.. :)

Alamanda
2015-01-19

Hm, info ente komplit banget gan! Mantap! Ditunggu gan tulisannya yang keren-keren selanjutnya ya ^^

Alamanda
2015-01-23

Nice info banget gan. Orang zaman dulu sebenernya udah keren-keren pemikirannya. Tapi karena satu dan lain hal, mereka pun juga harus menghilang.

Nathan Blog
2015-01-28

ijin copy ke blog ane sedikit gan

joi
2015-06-17

trimakasih infonya gan... sangat bermanfaat.. mantap.

Anonymous
2015-06-30

kerren ni artikel :),keep post bang enigma!

Anonymous
2015-08-03

Buat bgun rumah kuat kayanya....