Reader

Apakah ada kehidupan di planet Gliese 581g?

Canonical source: https://www.enigmablogger.com/2010/10/apakah-ada-kehidupan-di-planet-gliese.html

2010-10-05enigmaParsedExtra Terestrial dan UFO
Para astronom sepertinya telah menemukan kesibukan baru, yaitu mengamati sebuah planet yang disebut sebagai kembaran bumi. Planet ini memiliki karakteristik yang sepertinya bisa menampung kehidupan. Jadi, mungkin kita memang tidak sendirian di alam semesta yang luas ini. Bagi kalian yang belum mengetahui penemuan ini, biarlah saya berikan sekilas informasinya. Maaf kalau membosankan. Gliese 581 Semuanya bermula dari sebuah bintang yang bernama Gliese 581 . Nama Gliese ( baca: Glee-Zuh ) berasal dari nama astronom Jerman, Wihelm Gliese, yang pertama kali mengkatalogkan bintang ini pada tahun 1957. Bintang ini adalah bintang kerdil/katai merah (red dwarf) , salah satu jenis bintang yang paling umum di galaksi bimasakti. Ia terletak di konstelasi Libra , massanya sekitar sepertiga matahari dan jaraknya dari bumi sekitar 20,5 tahun cahaya. Ini membuat Gliese 581 menjadi bintang terdekat ke-117 dari bumi. Memang cukup jauh. Tanpa teleskop, kita tidak akan bisa melihatnya. Namun, Gliese 581 memiliki satu kelebihan, dan ini sudah cukup membuatnya menjadi primadona terbaru para astronom. Habitable Zone Menurut para astronom, salah satu cara untuk menemukan kehidupan di planet lain adalah dengan menemukan terlebih dahulu unsur pendukung kehidupan. Dan unsur yang paling utama adalah air. Sepanjang pengetahuan kita sebagai manusia, planet Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki kehidupan di dalamnya. Tuhan menciptakan planet ini begitu sempurna sehingga Ia meletakkan posisinya pada jarak yang tepat dari matahari. Jika bumi lebih dekat ke matahari 2 persen saja, maka makhluk hidup akan terpanggang dan air di dalamnya akan menguap dan menghilang. Jika bumi lebih jauh dari matahari 2 persen saja, maka seluruh makhluk hidup akan mati karena suhu rendah dan air di permukaannya akan membeku. Posisi bumi terhadap matahari ini disebut Habitable Zone atau Goldilocks Zone . Pada posisi ini, air tidak menguap atau membeku, dengan demikian kehidupan dapat berkembang. Planet Gliese 581g Pada pengamatan terakhir, para astronom menemukan paling sedikit ada 400 planet yang mengorbit bintang-bintang di belakang matahari ( Extrasolar ). Enam planet diantaranya mengorbit bintang Gliese 581. Dan planet-planet itu berada pada posisi Habitable Zone. Inilah yang membuat penemuan ini cukup menghebohkan. Jika kita analogikan dengan sistem tata surya kita, maka bintang Gliese 581 berfungsi seperti "matahari" ( Matahari sendiri adalah sebuah bintang), sedangkan enam planet itu seperti planet-planet pada sistem tata surya kita. Enam planet misterius ini kemudian diberi nama sesuai dengan nama bintang yang menyertainya. Jadi, para astronom (yang sepertinya kurang kreatif) memberikan nama masing-masing planet dengan sebutan Gliese 581e, b, c, g, d dan f. Dari antara enam planet tersebut, Gliese 581g adalah yang paling mungkin menampung kehidupan. Para astronom memperkirakan kalau Gliese 581c memiliki karakteristik seperti Venus. Sedangkan Gliese 581d memiliki karakteristik seperti Mars . Posisi Gliese 581g berada diantara Gliese 581c (yang seperti Venus) dan Gliese 581d (yang seperti Mars). Jika kembali menganalogikannya dengan sistem tata surya kita, maka itu artinya Gliese 581g berada pada posisi yang mirip dengan bumi (yang berada di antara Mars dan Venus). Jadi, ada kemungkinan kalau planet ini juga memiliki karakteristik yang serupa dengan bumi. Kembaran Bumi? Lalu, apakah Gliese 581g bisa disebut kembaran bumi? Tidak juga. Coba bandingkan karakteristiknya dengan planet Bumi. Gliese 581g memiliki diameter 1,2 hingga 1,4 kali bumi. Massanya sekitar 3,1 hingga 4,3 kali massa bumi. Temperatur di permukaannya berkisar antara -31 derajat celsius hingga -12 derajat celcius. Planet ini kemungkinan memiliki gravitasi yang mirip dengan bumi dan satu tahun di planet ini sama dengan 37 hari di bumi. Menariknya, posisi planet ini "terkunci" (tidal locked) dengan bintangnya. Artinya, waktu yang dibutuhkannya untuk berotasi pada sumbunya sama dengan waktu yang dibutuhkannya untuk mengelilingi bintangnya. Ini menyebabkan satu sisi planet ini selalu mengalami kegelapan dan satu sisi lainnya selalu mengalami terang. Posisi seperti ini juga dimiliki Bulan terhadap Bumi. Jika kita menyadarinya, setiap malam, sesungguhnya kita selalu melihat permukaan bulan yang memiliki citra seperti kelinci. Walaupun tidak terlalu mirip dengan bumi, menurut para astronom, karakteristik yang dimilikinya masih memungkinkan bagi kehidupan untuk berkembang. Namun, misteri yang menyelimuti planet ini bertambah dalam ketika seorang astronom Australia bernama Dr.Ragbir Bhathal mengklaim pernah menerima sinyal misterius dari arah Gliese 581 pada Desember 2008. Dr.Bhathal adalah anggota SETI ( Search for Extra Terestrial Inteligent ) cabang Australia. SETI sendiri adalah organisasi yang dibentuk khusus untuk mencari sinyal-sinyal komunikasi dari angkasa luar. Mungkinkah penghuni Gliese 581g mengirim sinyal ke bumi? Apakah benar-benar ada kehidupan di planet itu? Bagaimana Astronom lain menganggapinya? Bagi penemunya, tidak ada keraguan. Ia yakin kalau planet itu memiliki kehidupan. Steven Vogt , astronom dari University of California yang menemukannya, berkata dalam jumpa pers: "Menurut perasaan saya, kemungkinan adanya kehidupan di planet ini adalah 100 persen. Saya tidak meragukannya." Tetapi, Jika kita meminta Vogt untuk membuktikannya, maka sepertinya hal itu akan menjadi masalah besar. Karena itu, rekan Vogt, Paul Butler dari Carnagie Institution of Washington , yang ikut dalam jumpa pers ini segera meluruskan pernyataan Vogt. Ia berkata: "Setiap diskusi mengenai adanya kehidupan di planet ini murni spekulatif. Pertanyaan yang lebih tepat adalah, jika planet ini mengandung air, bagaimana kita bisa yakin kalau tidak ada kehidupan disana?" Yup, pernyataan ini lebih rasional. Bukan hanya bagi Butler, bagi astronom lain, klaim Vogt juga dianggap berlebihan. Phil Plait, seorang penulis dan astronom yang memiliki website badastronomer.com beranggapan kalau klaim Vogt terlalu dibesar-besarkan oleh media. Ia berkata: "Saya mengerti maksud Vogt, Ia berpikir kalau planet itu "mungkin" memiliki kehidupan. Namun, media telah mengambil klaim itu dan memberitakannya secara berlebihan." Juan Cabanela , seorang ahli astrofisika dari Minnesota State University , berkata: "Mengklaim kalau Gliese 581g memiliki 100 persen kemungkinan adanya kehidupan adalah sesuatu yang sangat berlebihan. Soalnya kita hanya punya satu sampel planet yang memiliki kehidupan (bumi)." Stu Atkinson dari Universe Today juga punya tanggapan: "Klaim itu 100 persen menggelikan. Tidak ada yang bisa mengetahui hal itu dengan pasti." Pernyataan Stu Atkinson cukup tajam. Sampai saat ini, apa yang disampaikan oleh Vogt memang baru sebatas asumsi. Merekapun belum menemukan bukti adanya air ataupun atmosfer di Gliese 581g. Namun, bagaimanapun juga, penemuan ini tetap menarik perhatian luas dan menimbulkan semangat baru bagi astronom untuk menghabiskan waktu lebih banyak di ruang observatorium mereka. Jon Jenkins dari SETI berkata: "Saya memperkirakan kalau Gliese 581g hanyalah puncak dari gunung es. 15 atau 20 tahun yang lalu, hanya sedikit orang yang percaya kalau kita bisa menemukan extrasolar planet seperti itu. Namun kita menemukannya dan ini menunjukkan seberapa jauh kita telah melangkah." Jika kita memutuskan untuk pergi ke Gliese 581g Lalu pertanyaannya adalah, Bagaimana kita yakin kalau tidak ada kehidupan disana? Bagaimana kita bisa membuktikannya? Sayangnya, mungkin kita tidak akan pernah bisa membuktikannya. Jika ingin membuktikan apakah Gliese 581g memiliki kehidupan atau tidak, maka kita harus mengunjungi planet nun jauh itu. Tetapi, pergi ke Gliese 581g tidak sama dengan pergi ke bulan. Jika kita ingin pergi ke Gliese 581g, maka persoalannya bukan masalah teknik lagi, melainkan sudah masuk ke masalah fisika. Gliese 581g memiliki jarak 20,5 tahun cahaya. Itu artinya, jika kita memiliki sebuah pesawat yang bergerak dengan kecepatan cahaya (300.000km/detik), maka dibutuhkan waktu selama 20,5 tahun untuk mencapai planet itu. Namun, hukum fisika (yang kita ketahui) mengatakan kalau setiap benda yang bergerak dengan kecepatan cahaya akan musnah menjadi energi. Jadi, untuk saat ini, mari kita lupakan pesawat yang bisa bergerak dengan kecepatan cahaya. Bagaimana dengan pesawat antariksa kita? Untuk diketahui, 1 tahun cahaya sama dengan 10 trilyun kilometer. Pesawat antariksa yang kita miliki saat ini memiliki kecepatan 28.000 mil/jam. Dengan kecepatan ini, maka akan dibutuhkan waktu sekitar 766.000 tahun bagi kita untuk sampai ke Gliese 581g. Seingat saya, 766.000 tahun yang lalu, manusia modern belum ada di muka bumi. Kalian boleh menanyakannya kepada kaum Kreasionis ataupun Evolusionis . Untuk tidak memperpanjang tulisan ini, maka saya akan melewatkan kemungkinan lain seperti Warp , Wormhole atau teknik lainnya yang kalian saksikan di film Star Trek. Jadi, kita memang tidak bisa datang ke planet itu dan melihat apakah ada kehidupan atau tidak. Apa yang bisa kita lakukan hanyalah mengirimkan sinyal-sinyal yang mudah-mudahan dimengerti oleh para penghuni planet tersebut. Usaha ini sudah dilakukan oleh beberapa pihak. Misalnya, perusahaan pembuat film dokumenter RDF dan situs social networking Bebo telah menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim 500 pesan dari publik dengan menggunakan gelombang radio ke arah Gliese 581. Namun, sinyal itu sepertinya akan mengalami perjalanan yang panjang. Jika kita memutuskan untuk mengirim sinyal cahaya, maka sinyal tersebut baru akan terlihat oleh penghuni Gliese 581g sekitar 20,5 tahun kemudian. Dan jika mereka memutuskan untuk membalas sinyal kita, maka kita akan menerima sinyal balasan tersebut 20,5 tahun berikutnya. Jadi, dibutuhkan waktu paling tidak 41 tahun untuk mendapatkan sebuah percakapan. Waktu yang sangat panjang untuk "just to say hello". Kehidupan di planet lain dan asal mula kehidupan Baiklah, Dr.Vogt memang berlebihan ketika ia menggunakan kata " 100 persen kemungkinan ". Namun sayangnya, klaim-klaim yang berlebihan sejenis ini begitu biasa kita dengar. Ketika tulang-belulang seekor lemur atau monyet ditemukan di lapisan tanah dalam, para peneliti akan segera mengumumkan kepada dunia kalau mereka telah menemukan missing link, bahkan walaupun mereka tidak pernah memberikan kesempatan kepada peneliti lain untuk melihatnya. Ketika puing-puing batu yang sepertinya tersusun rapi ditemukan di sebuah pulau terpencil, maka para peneliti akan segera mengumumkan kalau Atlantis telah ditemukan, bahkan tanpa berusaha untuk menemukan bukti-bukti lain yang lebih pasti. Tidak heran. Hampir semua ilmuwan berambisi untuk mencatatkan namanya dalam sejarah. Untuk kasus Gliese 581g, sepertinya kita harus kembali kepada pernyataan Paul Butler kalau semuanya "Murni spekulatif". Namun, tetap harus diakui kalau penemuan ini cukup menggembirakan. Ada baiknya kita mencermati kalimat dari Dr.Stuart Clark, penulis dan jurnalis astronomi: "Sampai kita mengetahui lebih lanjut mengenai planet ini (Gliese 581g) dan asal-usul kehidupan itu sendiri, setiap klaim yang menyebutkan adanya kehidupan tertentu di dalamnya adalah klaim yang idiot dan tidak memenuhi standar sains." Oke, kata "idiot" memang terlalu kasar. Namun, yang ingin saya garisbawahi adalah kalimat sebelumnya. Memang, sebaiknya para peneliti mencari bukti lanjutan mengenai planet ini dan memahami asal-usul kehidupan terlebih dahulu (jika bisa). Jika kita sudah melakukan semua itu, mungkin suatu hari kita baru bisa mengatakan kalau Planet Gliese 581g yang misterius ini memiliki "kemungkinan adanya kehidupan sebesar 100 persen". ( universetoday.com , wikipedia , space.com , time.com , slate.com ) Share on Facebook Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Image metadata (4)
  1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7sh5dyug6ZFayrKAssuWD6tBETakAfdR72pJJzIynRPhArWnBN0LUitdhq90ZLa4LV_XHm7INt5wqEiSn-2l8s9i7p3A9h12jjZ7tBn3r_C04p139KuFtOpGg6xaZs80imIzMyp_DHTGT/s320/250px-Gliese_581.jpg
  2. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8VKzlhBXYdM1rie-k1qo34PaVO5JIJf07JuPGCjYoyNuIWPOzL9T0RWXlE4IiJ3WloNJJyBGI8lmoQUHqoknTaJt5RFkZucGuXE6Wzgw32qthk7sg9P1s8G6Xe9N_tNXUVyYMjTUx-YLo/s320/gliese+orbit.jpg
  3. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvja2KoPvOgFRpw8EE_h3mrgc29ZTDzJktXclB-hL5z6_IlehKuyaKdUxNIUKKoug5hebfuhLqEU7NEfWI3hIaKTH1jZjTNxLmj-vd0xM7YgF5wq6uYfs9_ll_gsgzH6DsTjhsuXiwuCjx/s400/orbit_comparison_h-580x364.jpg
  4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJEHJhjiJHarTMY2kgpID4N4pxFtburY-wrKZdHmxedpZvn4OK2hlexEK8WgLxwcvQWRx_HYCuNfvYY6FYAhy-1oUYgor5nDuqcUli8oZtrDdiuHHMV6US0zdFhOUk_s79ehIJEDKXwXJ2/s400/SETI.jpg
Outbound links (16)
  1. http://xfile-enigma.blogspot.com/
  2. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7sh5dyug6ZFayrKAssuWD6tBETakAfdR72pJJzIynRPhArWnBN0LUitdhq90ZLa4LV_XHm7INt5wqEiSn-2l8s9i7p3A9h12jjZ7tBn3r_C04p139KuFtOpGg6xaZs80imIzMyp_DHTGT/s1600/250px-Gliese_581.jpg
  3. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/06/kisah-alien-dari-planet-ummo.html
  4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8VKzlhBXYdM1rie-k1qo34PaVO5JIJf07JuPGCjYoyNuIWPOzL9T0RWXlE4IiJ3WloNJJyBGI8lmoQUHqoknTaJt5RFkZucGuXE6Wzgw32qthk7sg9P1s8G6Xe9N_tNXUVyYMjTUx-YLo/s1600/gliese+orbit.jpg
  5. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/06/memahami-fenomena-matahari-kembar-sun.html
  6. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/04/wajah-wajah-tersenyum-planet-mars.html
  7. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvja2KoPvOgFRpw8EE_h3mrgc29ZTDzJktXclB-hL5z6_IlehKuyaKdUxNIUKKoug5hebfuhLqEU7NEfWI3hIaKTH1jZjTNxLmj-vd0xM7YgF5wq6uYfs9_ll_gsgzH6DsTjhsuXiwuCjx/s1600/orbit_comparison_h-580x364.jpg
  8. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/02/objek-angkasa-berbentuk-x-tertangkap.html
  9. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJEHJhjiJHarTMY2kgpID4N4pxFtburY-wrKZdHmxedpZvn4OK2hlexEK8WgLxwcvQWRx_HYCuNfvYY6FYAhy-1oUYgor5nDuqcUli8oZtrDdiuHHMV6US0zdFhOUk_s79ehIJEDKXwXJ2/s1600/SETI.jpg
  10. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/08/apakah-alien-tertangkap-kamera-google.html
  11. http://www.universetoday.com/74679/could-chance-for-life-on-gliese-581g-actually-be-100/
  12. http://en.wikipedia.org/wiki/Gliese_581_g
  13. http://www.space.com/scienceastronomy/habitable-alien-planet-gliese-581g-facts-101001.html
  14. http://www.time.com/time/health/article/0,8599,2022489,00.html
  15. http://www.slate.com/id/2269244/
  16. http://www.facebook.com/share.php?u=https://www.enigmablogger.com/2010/10/apakah-ada-kehidupan-di-planet-gliese.html

141 comments

Comments 101–141 of 141

dewi shinta
2010-10-09

AKU PERCAYA!!!!..... soalnya, buat apa alam semesta yang maha luas ini, hanya dipake secuil aja (bumi DOANG)? kemungkinan (enggak berani pake kata - kata "pastinya") ada kehidupan lain itu masih ada kan?

Just Me
2010-10-09

@determity: That is...........................................................God................................

Just Me
2010-10-09

Myheart? Myhead? Myeyes? Mymind? ayo "My" family komen, biar blog ini seger lagi! Nakashima juga gak keliatan, apa karena Myheart gak nongol?????? Kemarin2 Chris muncul kan? pas akhir bulan September, tapi belum muncul lagi. Padahal kayakna myheart nungguin Chris mulu, si naka nungguin myheart. Seneng deh baca komen2 kritis, cadas2, serius tapi santai, karna ada bumbu2 cintanya, ada intrik, ada persaingannya. Just miss that. udah lama ngikutin ni blog, berharap masa2 itu ada lagi.................................................................

enigma
2010-10-09

Determity: Nama itu memang sesuai dengan kaidah sains, tergantung jarak ke bintang dan urutan penemuannya. Namun, jika penemuan itu signifikan, maka para ilmuwan boleh menamakannya dengan nama yang lain. Mengenai Gliese 581g, Vogt sudah mulai menyebutnya dengan nama Zarmina's World, sesuai dengan nama istrinya. Menurut kamu: "Dlm kaidah ilmiah sesuatu dpt diterima kebenarannya jk dpt dibuktikan (matematis dan atau eksperimen) meskipun blm / tdk dpt melihatnya scr langsung" Pernyataan ini tidak tepat. Tidak semua hal bisa dihitung dengan persamaan matematis. Sampai saat ini, tidak ada pembuktian matematis yang bisa menunjukkan adanya kehidupan di planet lain. Karena itu, NASA sendiri sampai membom bulan untuk menemukan air. Dalam ilmu lain, seperti ekonomi, persamaan matematis (yang selama ini sering didewakan) justru sering membawa bencana (contohnya subprime mortgage yang baru saja terjadi). Soal pembuktian eksperimen, Bagaimana caranya kamu mengeksperimenkan Gliese 581g untuk membuktikan adanya kehidupan?

Anonymous
2010-10-09

nice ane suka sama ini blog memecahkan misteri² hehe buat agan enigma minta tlg dijelasin donk tentang karlmeyer kalo bisa agak lebih detail ya thanks Deedon

Anonymous
2010-10-10

Dea . @kak MyMind 0107 : oo iyaa , makasi ya ka ! Pastinya berguna bgt hehe :D

Anonymous
2010-10-10

wah....akhirnya bisa komentar juga di blog enigma...lam kenal mas E....aku udah lama baca artikel mR E...tapi baru sekarang bisa komentar..hehehehe

aurora
2010-10-10

hemm... bagus, aku liat di Trans Tv beberapa hari yang lalu, langsung di tulis mas Enigma. Salute. (oiya mas, aq ngirim e-mail.)

Anonymous
2010-10-10

Mantep kk... ga bosen g baca kesini ^^ terus posting yang bagus yah....

abdani.yahya
2010-10-11

bos, ditulis kalo jarak bumi lebih dekat 1% air akan menguap dan kalo lebih jauh 1% air akan membeku rada rancu. Posisi perihelion dan aphelion bumi ialah selisih 5 juta km atau sekitar 3.4% jarak rata2 atau +/- 1.8% dari jarak rata2 tapi normal2 aja tuh...???? jadi jarak mendekat dan menjauh 1.8% tidak membuat air hilang atau membeku.... cmiiw from: abdani.yahya

enigma
2010-10-11

@abdani: km benar. Pernyataan itu memang rancu. Sbnrnya maksud saya adl 1% lbh jauh atau dkt pada posisi aphelion dan perihelion. Namun krn bnyk yg mengira 1% dr jarak rata2 (astronomical unit), maka pernyataan itu saya ubah jd 2 %. Thanks atas koreksinya ya.

XStore
2010-10-11

Saya Orang Baru Nih hehe.. hanya Ingin Menambhkan.. Para ilmuwan baru-baru ini menemukan planet 'kembaran Bumi' yang berada di luar tata surya. Namanya, Planet Gliese 581g. Nama lain yang kendengarannya lebih indah adalah 'Dunia Zarmina'. Penemuan itu merupakan hasil pengamatan selama 11 tahun oleh para ilmuwan dari berbagai negara. Para ilmuwan itu tidak cuma menemukan Dunia Zarmina, tapi juga menemukan adanya sinyal misterius yang dipancarkan dari planet yang kemudian disebutkan sebagai planet kembaran bumi itu. Adalah Dr Ragbir Bhathal, ilmuwan dari University of Western Sydney yang melihat sinyal aneh itu pada Desember 2008 -- jauh sebelum diumumkan bahwa ada planet yang bisa dihuni mahluk hidup di orbit bintang cebol, Gliese 581. Bhathal yang adalah anggota organisasi SETI (search for extraterrestrial intelligence) -- organisasi yang bertujuan membuka kontak dengan kehidupan lain di luar Bumi -- sedang mengamati langit ketika ia menemukan sinyal 'mencurigakan' dari area galaksi di mana Gliese 581g bermukim. Penemuan ini menguatkan dugaan bahwa Gliese 581g adalah planet paling mirip Bumi yang pernah ditemukan. Adakah kehidupan di sana? Penemuan Bhathal hanya sebulan sebelum para astronom mengumumkan penemuan planet Gliese 581e yang kurang bisa dihuni (habitable) dibandingkan Gliese581g -- meski keduanya terletak di sekitar bintang yang sama yang jauhnya, sekitar 20 tahun cahaya. "Kami menemukan sinyal yang tajam, seperti laser yang selama ini kita cari-cari. Itulah yang kami temukan, dan kami sangat bersemangat," kata Bhathal seperti dimuat situs Daily Mail, 1 Oktober 2010. Berbulan-bulan setelah penemuannya, Bhathal yang punya reputasi sebagai 'pemburu alien dari Australia' menyapu langit untuk mencari sinyal kedua -- untuk mencari tahu apakah fenomena itu adalah nyata atau justru kesalahan instrumen. Sayang, pencariannya tak menghasilkan apapun. Namun, penemuan planet mirip Bumi di sekitar Gliese 581 - baik 581e dan 581d, membuat imajinasi publik makin liar. Pembuat film dokumenter, RDF dan situs jejaring sosial, Bebo menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim sinar informasi terfokus -- berisi 500 pesan dari masyarakat dalam bentuk gelombang radio yang dirahkan ke Gliese 581. Sementara, menteri keilmuwan Australia saat itu mengorganisasi 20.000 pengguna Twitter untuk mengirim pesan ke bintang tetangga jauh Bumi di luar tata surya itu. Dugaan bahwa benar ada kehidupan di seputar Gliese 581 saat ini dikuatkan oleh pendapat Dr Steven Vogt dari University of California, Santa Cruz. Ia mengaku 100 persen yakin ada kehidupan di planet itu. Planet Gliese 581g berada di gugus bintang 'Zona Goldilocks' -- sebuah wilayah di angkasa yang kondisinya tak terlalu panas, juga tak terlali dingin bagi cairan yang membentuk laut, danau, maupun sungai. Planet tersebut juga nampaknya memiliki selubung atmosfer, gravitasi seperti Bumi. Para ilmuwan berpendapat, jika benar, temuan ini adalah pendukung fakta bahwa alam semesta dipenuhi planet yang mirip dengan dunia manusia. "Jumlah sistem yang diduga memiliki planet yang bisa dihuni mahluk hidup, mungkin sekitar 10 sampai 20 persen. Jika dikalikan dengan ratusan miliar bintang di Bima Sakti, ini jumlah yang besar." Mungkin saja ada puluhan miliar sistem seperti ini di galaksi kita. "Secara pribadi, mengingat kecenderungan kehidupan berkembang di mana pun, saya bisa mengatakan bahwa peluang bagi kehidupan di planet ini adalah 100 persen. Aku hampir tidak meragukannya," kata Vogt.

Fajri
2010-10-11

Bang E,.. kira kira setahun lalu kan di temukannya planet ini,.. dan baru di posting bang E sekarang,.. agustus tahun lalu ada sebuah instansi yang saya tak tahu namanya mengirim pesan ke gliese 581g tersebut mungkin instansi tersebut SETI,.. dan dalam web ini http://www.hellofromearth.net/ ada beberapa info,.. dan saya ada beberapa pertanyaan kalau misal benar benar ada kehidupan,.. mungkinkah peradapan mereka lebih maju dari kita,.. dan mereka semua yang melakukan Kasus "Alien Abduction",???

enigma
2010-10-11

Fajri, tentu saja tdk ada yg bisa mengetahuinya dgn pasti.

buminanmanusiawi
2010-10-12

Bro E....nice post...sy suka. Dari aku: 1. Mohon diedit ulang huruf2 brikut Bro, biar kesan akademisx tetap terjaga profesional. Pada kalimat: "Yup, Pernyataan ini lebih rasional". Huruf P pada "Pernyataan" mohon diganti dgn. p sehingga jadinya "pernyataan". Terus sebaliknya pada kalimat: "sampai saat ini, apa yang disampaikan oleh Vogt memang baru sebatas asumsi. Merekapun belum menemukan bukti". Huruf s pada sampai mestinya S sehingga jadinya "sampai". 2. Komentku: Kalau astronom Vogt ditolak klaimnya tentang keberadaan kehidupan di Gliese 581g karena ketiadaan bukti empiris, mestinya para penolak ini mampu tunjukkan bukti empiris kalau di planet itu memang tdk. ada kehidupan. Ini bagai pertentangan antara kaum pemuja Tuhan dan atheis. Kaum atheis layak utk. tidak dibenarkan karena penolakan mereka atas keberadaan Tuhan tidak bisa dibuktikan secara empiris. Jadi, sebetulnya penentang teori Vogt layak utk. disebut keliru juga. But, above of all other things, this article makes me worthy to give you again and again a great big salutation. Keep posting Bro E.....GBU.

enigma
2010-10-12

@bumimanusiawi: pembaca enigma ternyata orang-orang yang sangat teliti. Salut. Sudah saya edit. Thanks ya bro.

jokowab
2010-10-14

saya prnh baca disalahsatu blok,jika kita bepergian dgn pesawat berkecepatan cahaya mk wkt 1hr didlm pesawat sama dgn 1thn dibumi.Kl bgt artinya hya dibthkn wkt 20,5hr utk sampai diplanet trsbt.Tentu dgn mengabaikn jka suatu bnd bergerak dgn kecepatan cahaya akn berubah mnjd energi.

AkaneD'SiLa
2010-10-15

busyet dah... 41 thn untuk say hello.. kapan b'kembangnya...?? ckck

Anonymous
2010-10-16

jika bumi 2% lebih dekat dgn matahari maka bumi akan terpanggang! kyknya ngak gitu deh yang anda rasakan panas saat terpapar sinar matahari itu bukan krn sinar matahari panas, buktinya pada ktggian 30 000 kaki kata pak pilot suhunya 5'C, nah loo dipuncak bromo juga dingin minta ampiun loh, kalo menurut gue nie yah sinar matahari itu dari sononya emg panas tapi nyampe sekitar bumi nie panasnya dah hilang.. hihihihi sok tau deh qw..

Anonymous
2010-10-18

kcptan cahaya 300,000km/dt??? msa sih bro!! jarak bumi dgn matahari ktanya 10thn.cahaya kalo brjalan dgn kcptan cahaya utk nyampe di matahari butuh waktu 10thn??? jadi sinar matahari yg nyengat kita tadi siang itu adalah sinar yang dihasilkan oleh matahari 10thn yang lalu??? ngaca dulu Ach para ilmuwan itu!! bro muat lah comment gue soal sinar matahari nyampe di bumi dah gak punya energi panas tuch.. hihihi mkc yach..

enigma
2010-10-18

Sebenarnya jarak matahari ke bumi bukan 10 tahun cahaya. melainkan 150 juta kilometer. Kalau dikonversi ke kecepatan cahaya, maka 150juta/300ribu hasilnya adalah 500 detik. 500 detik itu sama dengan 8,3 menit. Jadi, dengan kata lain, cahaya matahari untuk sampai ke bumi hanya membutuhkan waktu sekitar 8 menit. Bukan 10 tahun seperti yang kamu katakan.

Anonymous
2010-10-20

my mind 0701 berkata : @dea : iya, sama2...senang bisa membantu sesama penggemar blog ini..hehe... bro en, kira2 saat ini ilmuwan dah menemukan pa blom bro gelombang yang lebih cepat dari cahaya...soalnya jd terasa lambat banget sih kalo hanya nunggu jawaban aja pake nunggu selama 40 tahun. kecepatan cahaya emang gak da apa2nya dibanding luasnya alam ini ya bro...

deshaikha
2010-10-21

Ada penghuninya Pasti ada !!

Anonymous
2010-10-22

Marchel said... Untuk comment 119: Maaf, gw ralat sedikit yah. Pernyataan bahwa 'jika bumi 2% lebih dekat dgn matahari maka bumi akan terpanggang' itu betul. Sinar matahari yg betul-betul sampai ke bumi (NOTE : yang sampai ke badanmu ketika kamu berdiri di luar ruangan pada saat tengah hari) itu cuma sedikit sekali. Kalo ga salah cuma 2% (tolong dibenarkan, jika gw salah ya ^_^). Jumlah segitu sudah membuat kamu kepanasan, dan coba lihat termometer berapa suhu saat kamu merasa kepanasan saat itu. Itu baru 2% nya dan pada jarak 149.900.000 km dari matahari (jarak rata-rata bumi ke matahari). Bisa dibayangkan kan jika bumi terletak lebih dekat dgn matahari 2% aja. Terasa panassss banget, dan gw pikir AC yg paling dingin saat ini pun akan jadi barang tak berguna juga. Mohon maaf jika ada kata-kata gw yg salah dan menyinggung perasaan.

Anonymous
2010-12-25

saya mau tanya bang..pesan yg dibalas alien sudah dibahas bang?

Anonymous
2011-01-07

semua itu... memang hanya Allah yang tau...

sinukarta
2011-01-10

Wah artikel bahasa Indonesia yang sangat bagus.. Oh ya saya sedikit ingin usul bagaimana kalo anda juga memuat tentang penasaran saya terhadap planet Europa yang sekarang mungkin "Juno" mau observ Agustus 2011 ini.. hehe.. Penasaran saja dengan planet itu.. Adakah info tentang itu? Terimakasih atas tanggapannya.. :)

Bikin Karikatur Digital
2011-03-23

Kalaupun ada kehidupan disana, butuh beberapa generasi untuk hanya saling menyapa...

Anonymous
2011-09-15

bro, berarti perbedaan suhu antar dua sisi planet bisa sangat ekstrem ya, artinya tekanan udara antar dua sisi itu juga sangat ekstrem ya, berarti disana anginnya banter banget ya, badai terus tiap hari gimana bisa bangun peradaban ya, arus lautnya juga pasti kenceng banget ya, waooww, dengan kondisi seperti itu.. ane rasa.. disana.. pasti.. bro lagi sibuk banget ya? lama ngak posting nih

Anonymous
2012-10-09

Kalo menurut imajinasi w ni ya gan... Untuk mencapi tu planet caranya kita mencari glombang yang lebih cepet dari cahanya itu uga kalo bisa... Lalu buat deh alat yang dapat merubah materi (manusia) menjadi glombang cahaya... nanti kita kirim tuh glombangnya lewat teleskop yang dapat menembus ruang hampa untuk sampai tujuan... Nyampe deh... Gitu gan...

Anonymous
2012-12-28

ke sana mungkin bisa pake wormhole tapi kalo udh ngliat dengan mata sendiri bahwa di sana nggak ada kehidupan kita gak bisa kembali ke bumi, mungkin disana akan jadi FA (Forever alone) :D

Anonymous
2013-07-11

artikelnya menarik

Anonymous
2013-08-20

Tul jg tu gan..

Anonymous
2013-09-19

Aku suka dengan kata jarak tempuh dan kecepatan cahaya...detailled description

Taspen Connect
2013-10-03

mantap gan (Y)

Anonymous
2013-11-30

Nice Post!

Pandu Super
2014-03-21

sangat bermanfaat gan

Anonymous
2014-11-16

Wahh..gak bakalan manusia bisa tau ada enggak nya kehidupan di sana..secara jarak tempuh nya aj dari bumi memakan waktu 20,5 tahun cahaya...gak bakalan...hanya tuhan yg tau..ada enggak nya kehidupan disana

Anonymous
2014-11-16

Gak mungkin mau sampei kapan pun juga gak bakalan..logika nya jarak tempuh nya dr bumi aj 20,5 tahun cahaya...suatu benda yg bisa tembus kecepatan 1tahun cahaya aj bakalan ter urai menjadi energy..kesimpulan nya hanya tuhan yg tahu ada enggak nya kehidupan disana...

Anonymous
2016-06-21

Takut mati takut kiamat cari itu planet lain selain bumi,yahhh mati juga akhirnya..

dwi
2017-09-21

Btw boleh tau nama fb dari mr.enigma?