Reader

Apakah Hitler mati di Indonesia? Analisa Foto dan Kesimpulan

Canonical source: https://www.enigmablogger.com/2013/05/apakah-hitler-mati-di-indonesia-analisa.html

2013-05-13enigmaParsedOknum Misterius
Hitler tewas pada tanggal 30 April 1945 di sebuah bunker di Jerman. Begitulah kisah resmi yang dipercayai oleh para sejarawan. Namun di Indonesia beredar sebuah rumor yang menyatakan bahwa Hitler tidak tewas pada tahun 1945. Ia berhasil melarikan diri ke Indonesia, menjadi dokter di Sumbawa dan meninggal di Surabaya pada tahun 1970. Benarkah demikian adanya? Beberapa tahun yang lalu, saya sering sekali menerima email yang menanyakan soal kebenaran kisah ini. Pada waktu itu, tentu saja saya tidak bisa menjawabnya tanpa adanya data yang kuat. Jika ditanya demikian oleh para pembaca enigma , saya hanya mengatakan: "Kalau ada foto Dr.Poch yang disebut sebagai Hitler, maka saya akan memposting soal ini. " Itu beberapa tahun yang lalu. Beberapa waktu yang lalu, sudah agak lama, ketika saya sedang pergi ke toko buku, saya melihat sebuah buku yang ditulis oleh KGPH Soeryo Goeritno Msc . Judulnya: Rahasia yang terkuak - Hitler mati di Indonesia. Ketika saya melihat isinya sekilas, saya melihat foto Dr.Poch (lengkapnya Dr.Georg Anton Poch). Jadi sekarang saya akan menepati janji yang pernah saya ucapkan. Mungkin sebagian besar dari kalian sudah pernah membaca kisah bagaimana Dr. Sosrohusodo berjumpa dengan seorang dokter bernama Poch yang kemudian diyakininya sebagai Hitler. Namun bagi yang belum pernah mendengarnya, berikut adalah kutipan dari Vivanews : "Cerita ini berawal dari sebuat artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama 'Hope' di Sumbawa Besar. Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut. Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya. Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan. Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul. Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun. Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan. Keyakinan Sosro, bahwa dia bertemu Hitler dan Eva Braun, membuatnya makin tertarik membaca buku dan artikel soal Hitler. Kata dia, setiap melihat foto Hitler di masa jayanya, dia makin yakin bahwa Poch, dokter tua asal Jerman yang dia temui adalah Hitler. Keyakinannya bertambah saat seorang keponakannya, pada 1980, memberinya buku biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria. Dalam halaman 59 artikel itu diceritakan kondisi fisik Hitler di masa tua. "Sejumlah orang Jerman tahu Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf." Saat membaca buku tersebut, Sosro makin yakin, sebab kondisi fisik yang sama dia temukan pada diri Poch. Dalam buku tersebut juga diceritakan tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943) -- yang merupakan pukulan dahsyat bagi tentara Jerman. Sosro mengaku masih ingat beberapa percakapannya dengan Poch yang diduga adalah Hitler. Poch selalu memuji-muji Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi. "Saat saya bertanya soal kematian Hitler, dia mengatakan tak tahu. Sebab, saat itu situasi di Berlin dalam keadaan chaos. Semua orang berusaha menyelamatkan diri masing-masing," kata Sosrohusodo, seperti dimuat laman Militariana. Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, "ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali." Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter. Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya 'Dolf', yang diduga kependekan dari Adolf Hitler. Usai membaca artikel-artikel tersebut, Sosro mengaku menghubungi Sumbawa Besar. Dari sana, dia memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya. Poch meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel. Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis. Setelah menutup mulut, S akhirnya memberi semua dokumen milik suaminya pada Sosro, termasuk foto perkawinan, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch. Ada juga buku catatatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan. "Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro. Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar. Istri kedua Poch, S juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa." Sosro mengaku tak ada maksud tersembunyi di balik pengakuannya. "Saya hanya ingin menunjukan Hitler meninggal di Indonesia," kata dia. Hingga saat ini apakah Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Indonesia, belum bisa dipastikan. Kisah akhir hayat 'sang Fuhrer' terus jadi misteri." Pada saat itu, teori Dr.Sosrohusodo mendapat perhatian cukup luas di media lokal. Ini mungkin menginspirasi Peter Levenda, penulis Amerika Serikat, untuk menulis sebuah buku mengenai teori ini pada tahun 2012 yang secara efektif membuat klaim Dr.Sosrohusodo menjadi cukup terkenal di barat. Ketika saya menjelajah internet untuk mencari publikasi media mengenai hal ini, agak mengherankan karena kebanyakan media tidak mencoba untuk mengelaborasinya lebih mendalam. Inilah salah satu sebab yang membuat saya memutuskan untuk memposting berita yang sudah cukup basi ini. Baiklah, pertama, saya tahu, akan sangat sia-sia jika saya mencoba untuk mendebat argumen Dr.Sosrohusodo karena hal itu hanya akan menjadi debat teoritis yang jelas tidak akan ada ujungnya. Saya sendiri tidak pernah mewawancarai Dr.Sosrohusodo, jadi saya juga tidak bisa memahami lebih dalam dasar yang digunakannya untuk menarik kesimpulan. Namun, jika saya menggunakan reportase media saja, maka bukti yang diajukan Dr. Sosrohusodo saya anggap sangat lemah. Misalnya kutipan mengenai argumen Dr.Sosrohusodo. " Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan. Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin , dan kepalanya gundul. Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun." (Notes: Hitler lahir tahun 1889 sehingga pada tahun 1960, ia memang berusia 71 tahun). Bayangkan, kita bertemu dengan seorang Jerman tua, pincang,  tangan lemah, memiliki kumis seperti Charlie Chaplin, kepala gundul dan memiliki umur yang sama dengan Hitler. Lalu kita mengambil kesimpulan kalau orang ini pastilah Hitler. Jelas cara pengambilan kesimpulan seperti ini adalah sebuah fallacy. Tetapi anggaplah kalau reportase media tidak secara lengkap menayangkan argumen Dr Sosrohusodo dan ternyata memang ia mengambil kesimpulan berdasar pengakuan Dr.Poch beserta bukti-bukti lainnya, maka dengan demikian, kita boleh beranggapan bahwa argumen Dr Sosrohusodo sudah tepat. Kalau begitu bagaimana kita bisa menilai kebenaran klaim ini? Well, kita memiliki foto Dr.Poch. Cara yang paling gampang adalah membandingkan foto Hitler dengan foto Dr.Poch. Dan jika kita beruntung, kita bisa mematahkan atau membenarkan klaim Dr.Sosrohusodo. Untuk awalnya, ini dia foto Dr.Poch yang diklaim sebagai Hitler bersama Istrinya yang berasal dari Indonesia. Sedangkan foto berikut adalah Hitler sendiri. Setelah melihat foto tersebut, mungkin kalian akan segera yakin kalau Dr.Poch bukanlah Hitler karena postur dan wajah yang tidak mirip. Satu-satunya kesamaan mungkin hanya kumisnya. Tapi tunggu dulu.. postur tubuh dan wajah seseorang bisa berubah seiring pertambahan usia atau seiring berkurang dan bertambahnya berat badan. Argumen seperti itu tidak bisa dipakai. Kalau begitu argumen apa yang akan kita pakai? Seperti yang saya katakan di atas, jika kita beruntung, maka kita bisa mengambil kesimpulan yang konkrit dari perbandingan foto ini. Dan saya rasa, kita beruntung kali ini. Pada awalnya, saya begitu takjub dengan kesamaan wajah antara Dr.Poch dengan Hitler sehingga saya hampir yakin kalau keduanya adalah orang yang sama. Jika kalian tidak percaya, lihatlah foto Hitler berikut ketika ia masih muda dan kurus, lalu bandingkan dengan foto Dr.Poch. Hitler adalah pria di sebelah kanan yang berkumis tebal. Bukankah wajahnya sangat mirip dengan Dr.Poch? Namun kemudian, saya menyadari satu hal. Ada perbedaan mendasar yang kemudian membuat saya meragukan kalau keduanya adalah orang yang sama. Bentuk tubuh dan bahkan bentuk wajah bisa berubah jika kita bertambah tua, bertambah kurus atau bertambah gemuk, Tapi ada satu yang tidak akan berubah.Yaitu Lobule telinga atau Earlobe . Dr.Poch dan Hitler memiliki Earlobe yang berbeda. Walaupun manusia memiliki banyak rupa daun telinga, namun untuk Earlobe, biasanya para ahli anatomi hanya membaginya menjadi dua bagian besar. Yaitu Free Earlobe dan Attached Earlobe. Hitler memiliki Free Earlobe sedangkan Dr.Poch memiliki Attached Earlobe. Attached Earlobe artinya ujung daun telinga langsung menyatu dengan sisi wajah kita. Sedangkan Free Earlobe, ujung daun telinga melengkung, menyisakan satu bagian yang "bebas". Sekarang bandingkan Earlobe Hitler dan Dr.Poch. Ini perbandingan satu lagi yang lebih jelas karena Dr.Poch terpotret dari samping. Apakah kalian bisa melihat perbedaannya sekarang? Bahkan kalian bisa melihat kalau bentuk daun telinga kedua orang tersebut berbeda. Hal ini pun terlihat jelas ketika kita membandingkan foto Poch dengan Hitler yang masih kurus. Artinya cuma satu. Dr.Poch bukan Hitler. Lalu, mungkin di antara kalian ada yang bertanya: "Apakah earlobe dapat berubah seiring bertambahnya usia?" Jawabannya bisa. Namun justru dalam kasus Hitler Poch ini malah memperkuat dugaan kalau keduanya adalah orang berbeda. Perubahan pada earlobe terjadi ketika kita bertambah tua. Ketika usia kita bertambah, terjadi pengurangan produksi kolagen di dalam tubuh sehingga elastisitas kulit berkurang. Akibatnya earlobe manusia akan menjadi bertambah kendur. Namun tidak pernah ada kasus Earlobe seseorang berubah dari Attached menjadi Free atau sebaliknya. Jika Hitler bertambah tua, maka Free Earlobe yang dimilikinya JUSTRU akan bertambah kendur sehingga lengkungannya terlihat semakin jelas. Hal ini tidak bisa kita temukan pada telinga Dr.Poch. Kalian bisa melihat perubahan kekenduran earlobe pada aktor Man in Black, Tommy Lee Jones berikut ini. Bagian yang "bebas" dari earlobenya terlihat semakin "besar". Berikut foto Obama sewaktu kecil dan dewasa. Ia memiliki Free Earlobe dan tidak berubah ketika ia dewasa. Atau Jimmy Carter, mantan presiden Amerika Serikat. Ia memiliki memiliki Attached earlobe dan tetap demikian adanya ketika ia berusia lanjut. Jadi, dengan metode yang sederhana ini, kita bisa menemukan sebuah lubang besar dalam klaim Dr.Sosrohusodo. Nah, sekarang, bagian terpenting dari postingan ini yaitu apa yang telah ditanyakan para pembaca enigma bertahun-tahun lampau, yaitu: "Bro enigma, apakah Hitler benar-benar mati di Indonesia?" Jawabannya: "Saya tidak tahu. Tapi yang saya pastikan adalah Dr.Poch bukan Hitler." Baca juga: Tengkorak yang dianggap milik Hitler ternyata milik seorang perempuan! Sumber tambahan: sharecare.com ; wikipedia Share on Facebook Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Image metadata (13)
  1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgm0jopbwOnaqqsT4154YaCponYS6uxOEkWiWKpeaouN3fk29r5wou0FKt4eMHqORG7nrvDmZUlKrVFESSvYkiqA2afVX3TdzT5d-b9Fmt64AvOk8CPvFJzuorBZygja8zOC9HR4DtrVOLo/s320/buku+hitler.jpg
  2. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVeQHdzA07L1JDzgxa8urvpdyjOfvRnD97shT4SqVueBBnBBTzGby5pWUsHW0H5GSWc_6i3T50BSWOH-slskiBTyZGxkkPcP0YP9gYojOCsHE6Ke_Htb2r4-zw2nw2eJBl4rrWeYnexaNe/s320/poch1.jpg
  3. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKoJUVwMw6utXaOEmdtWjqL1jkfZtCkivtTJlWmtd6-ssssn6ekNT8uhew_xvLeU3HdhGB2r0vx2w3nnfcpxJ4ExlKTK5XxqKncm1aAN8Alr2huMdxr-3HBeCPXClfay6VRjFlTkhbwjy8/s1600/adolf-hitler.jpg
  4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg71Fz_DJFiV37VjHTpNKGPqj2SOKxfM2KbI2hxod-Ld3yu3xljsO2dUO6uY-MNrpKrCTxSpBdQdjLPG9wG6MP7UQG8j6VM-KySNSf6rp41lzKUufnLMIAWqc7cTUQtWzhKwpkbP0YcTBvF/s320/hitler1.jpg
  5. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKfXOthDyqBCA297P6DOhKSEdv1Zpqlg-CLO-pO7xpEOoneEoUf4gQ-_23mpoMxuNBla2mri8HDt2gTQ1i2kLAJ18ECeu9cNA125ql-DKKwBVyVCVptlY1pjUO_KsfnjII9KoGiIouV6Le/s1600/120px-Gray904.jpg
  6. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMzoiZA-gK2C3Cvt6myv5nXMtffcKFAR2Xz72z1NxZbiwldHOs28QLXm0FrME2jCfT_oQ8kJkP79szO7Y_mQQ3Z7IvM6UrZuNGcGLIHi5lq3aNCwGDUCe4roVx1CSkW1hp0-_OUBHoL9w_/s1600/earlobe.jpg
  7. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO9r7251qHzb_rB-OqL4-uUKxBA2tR6iLc8gob12wmli5ncRrc7gO8LYh1QfLsgaJqO4EuL0BcVn3uPtPnfNJmhogklhm01JAexIUxLXbnJMzMTVRg0xuvNDFT_26Ad-opc2Nri09jbRxm/s320/hitlerpoch1.jpg
  8. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXffzbPhzsnThwHfyxUiLGQYqTVVlzE5akftzQ5NVhepiygb634O4KSY0SJr-ZUiSvcO7s-8Xj6cKYtF8n6HJhMCgVt7ROUyJ7ra7729EZ_ryEnxuwohMgBr5no_5OE-qmhfWkSGyxlIfz/s320/hitler5.jpg
  9. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigQh6i7cFlggxOSzDbidIWBrYjZapvWDz2Lt1Q0L7GJyjPtFQZO5N9E3Jl7sQn81xKew1AgClvaW8bN8NFVYX1dLWSUuWRGfg3wSM_zWuSS-mnEAzCmcTQAU6zn8f0e3Ec5mrWTgmtpQ4P/s320/hitler523.jpg
  10. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMAE_V0rWmmRZt2uEodyVv7TRUrWc8DU61D2waRfCqVSfaQCKRN2Q1rCxMcyoIWY3CueFXwnhTrgT4he7xZ8636mVtYS01SeDRCBMiKXoSnjVU71MzuEbib3MZlj74tvgLtU_OPHflKqwg/s320/hitpoch.jpg
  11. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW4mmp62La7zoC1hRxesJhjUtjLynQKSBg89KIYmSgzn4q1FEOI03xKXElAkPU1bvGS1qIx_M3-xWcjyNEAZWwguuCU6uW2E3SM0NKsMWBrgE5BsNgCId5aTWe7H2K2OfygDrC2rZuYqPo/s320/lee+jones1.jpg
  12. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwlL7JLi-Iu6RxGg5jssJky9ok9FVvJe1zWlZoIio1e3k5y_9BUgGeov-J8gsX0B9hW7ak51PEDXHIaxTDfUedNgfqRb10T3kd6P_8MW_Ty4-m_ZqBA5tUnsxA4MXLLsKx2j6FHFC-War0/s320/obama.jpg
  13. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1jAdYtc75AVvhV_kCWpoqYc7FM16mMG75OLSTh6Zs3rt5Tv1gsobIhHiDPzdLNbZnDQiWLzN4z1QWBqg-GtopdIF2-FP2D1Ip2MHz7LHK4d7TI3oFhWPT4WVpdeW63JLWaomyGldDnUoK/s320/carter.jpg
Outbound links (23)
  1. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/09/tengkorak-yang-dianggap-milik-hitler.html
  2. http://xfile-enigma.blogspot.com/
  3. http://xfile-enigma.blogspot.com/
  4. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgm0jopbwOnaqqsT4154YaCponYS6uxOEkWiWKpeaouN3fk29r5wou0FKt4eMHqORG7nrvDmZUlKrVFESSvYkiqA2afVX3TdzT5d-b9Fmt64AvOk8CPvFJzuorBZygja8zOC9HR4DtrVOLo/s1600/buku+hitler.jpg
  5. http://nasional.news.viva.co.id/news/read/131304-hitler_meninggal_di_indonesia_
  6. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/10/time-traveler-terlihat-di-film-charlie.html
  7. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVeQHdzA07L1JDzgxa8urvpdyjOfvRnD97shT4SqVueBBnBBTzGby5pWUsHW0H5GSWc_6i3T50BSWOH-slskiBTyZGxkkPcP0YP9gYojOCsHE6Ke_Htb2r4-zw2nw2eJBl4rrWeYnexaNe/s1600/poch1.jpg
  8. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKoJUVwMw6utXaOEmdtWjqL1jkfZtCkivtTJlWmtd6-ssssn6ekNT8uhew_xvLeU3HdhGB2r0vx2w3nnfcpxJ4ExlKTK5XxqKncm1aAN8Alr2huMdxr-3HBeCPXClfay6VRjFlTkhbwjy8/s1600/adolf-hitler.jpg
  9. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg71Fz_DJFiV37VjHTpNKGPqj2SOKxfM2KbI2hxod-Ld3yu3xljsO2dUO6uY-MNrpKrCTxSpBdQdjLPG9wG6MP7UQG8j6VM-KySNSf6rp41lzKUufnLMIAWqc7cTUQtWzhKwpkbP0YcTBvF/s1600/hitler1.jpg
  10. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKfXOthDyqBCA297P6DOhKSEdv1Zpqlg-CLO-pO7xpEOoneEoUf4gQ-_23mpoMxuNBla2mri8HDt2gTQ1i2kLAJ18ECeu9cNA125ql-DKKwBVyVCVptlY1pjUO_KsfnjII9KoGiIouV6Le/s1600/120px-Gray904.jpg
  11. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMzoiZA-gK2C3Cvt6myv5nXMtffcKFAR2Xz72z1NxZbiwldHOs28QLXm0FrME2jCfT_oQ8kJkP79szO7Y_mQQ3Z7IvM6UrZuNGcGLIHi5lq3aNCwGDUCe4roVx1CSkW1hp0-_OUBHoL9w_/s1600/earlobe.jpg
  12. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjO9r7251qHzb_rB-OqL4-uUKxBA2tR6iLc8gob12wmli5ncRrc7gO8LYh1QfLsgaJqO4EuL0BcVn3uPtPnfNJmhogklhm01JAexIUxLXbnJMzMTVRg0xuvNDFT_26Ad-opc2Nri09jbRxm/s1600/hitlerpoch1.jpg
  13. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXffzbPhzsnThwHfyxUiLGQYqTVVlzE5akftzQ5NVhepiygb634O4KSY0SJr-ZUiSvcO7s-8Xj6cKYtF8n6HJhMCgVt7ROUyJ7ra7729EZ_ryEnxuwohMgBr5no_5OE-qmhfWkSGyxlIfz/s1600/hitler5.jpg
  14. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigQh6i7cFlggxOSzDbidIWBrYjZapvWDz2Lt1Q0L7GJyjPtFQZO5N9E3Jl7sQn81xKew1AgClvaW8bN8NFVYX1dLWSUuWRGfg3wSM_zWuSS-mnEAzCmcTQAU6zn8f0e3Ec5mrWTgmtpQ4P/s1600/hitler523.jpg
  15. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhMAE_V0rWmmRZt2uEodyVv7TRUrWc8DU61D2waRfCqVSfaQCKRN2Q1rCxMcyoIWY3CueFXwnhTrgT4he7xZ8636mVtYS01SeDRCBMiKXoSnjVU71MzuEbib3MZlj74tvgLtU_OPHflKqwg/s1600/hitpoch.jpg
  16. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhW4mmp62La7zoC1hRxesJhjUtjLynQKSBg89KIYmSgzn4q1FEOI03xKXElAkPU1bvGS1qIx_M3-xWcjyNEAZWwguuCU6uW2E3SM0NKsMWBrgE5BsNgCId5aTWe7H2K2OfygDrC2rZuYqPo/s1600/lee+jones1.jpg
  17. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwlL7JLi-Iu6RxGg5jssJky9ok9FVvJe1zWlZoIio1e3k5y_9BUgGeov-J8gsX0B9hW7ak51PEDXHIaxTDfUedNgfqRb10T3kd6P_8MW_Ty4-m_ZqBA5tUnsxA4MXLLsKx2j6FHFC-War0/s1600/obama.jpg
  18. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1jAdYtc75AVvhV_kCWpoqYc7FM16mMG75OLSTh6Zs3rt5Tv1gsobIhHiDPzdLNbZnDQiWLzN4z1QWBqg-GtopdIF2-FP2D1Ip2MHz7LHK4d7TI3oFhWPT4WVpdeW63JLWaomyGldDnUoK/s1600/carter.jpg
  19. http://xfile-enigma.blogspot.com/
  20. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/09/tengkorak-yang-dianggap-milik-hitler.html
  21. http://www.sharecare.com/question/earlobes-change-as-i-age
  22. http://en.wikipedia.org/wiki/Earlobe
  23. http://www.facebook.com/share.php?u=https://www.enigmablogger.com/2013/05/apakah-hitler-mati-di-indonesia-analisa.html

277 comments

Comments 1–100 of 277

Anonymous
2013-05-13

Pertamax DHR

Cloud Strifes
2013-05-13

pertamax ga ya??

Anonymous
2013-05-13

Pertamaxkah? Baca dolo..

Anonymous
2013-05-13

pertamax dlu baru baca, sukses trus bro e..

Anonymous
2013-05-13

Pertamax...!!!

Anonymous
2013-05-13

welcome back, bro

Anonymous
2013-05-13

analisis yg bagus, saya menjadi tertarik mempelajari bagian2 telinga :p DHR

Wildan Anas Pratita
2013-05-13

Saya juga pernah baca buku yang memuat artikel ini. Saya juga pernah baca buku yang memuat artikel ini.

Anonymous
2013-05-13

mantap, bro salam

Anonymous
2013-05-13

jadi keinget novel the escape.. prndukung teori hitler mati di indonesia

Haryudha A Trengginas
2013-05-13

Tapi kalo diliat dari cara jalan bisa bener juga sih... Belum lagi pas kasus ia potong kumis dan dilihat istri Indonesia-nya, juga panggilan "Dolf" dari istrinya... Hmm, jawabnya: Cuma dia yang tahu :D

Norman
2013-05-13

Sesimpel ini doank? kok pada nggak kepikiran kemarin untuk bandingkan telinga? Media kroco semua. Sukanya cuma heboh-heboh tanpa ada usaha untuk memverifikasi. Indonesia ya kayak gini.

adiae
2013-05-13

nice pos mas sam. nambah wawasan dah soal kuping. tq tq. btw apa sih itu haregene msh rebutan pertamax. kampungan

Anonymous
2013-05-13

NAH INI KEHEBATAN ENIGMA

Anonymous
2013-05-13

Simple dan logis..betul juga.

arifinahmad
2013-05-13

PER ENAM.. YESS

Anonymous
2013-05-13

lumayaannnn....

Evilbou De Vebio
2013-05-13

keren aih sampe kepikiran dari postur telinganya :3

Anonymous
2013-05-13

Met malam, Mr. E :) postingan yang sangat menarik. Good Job! Yaaay!!

Shinra
2013-05-13

@Norman: Bang Norman. menganalisa telinga itu gampang. Tapi yang bisa kepikiran kearah sana tidak banyak. wkwkwk.

Anonymous
2013-05-13

hanya menggunakan metode earlobe saja mengagumkan mas E

Anonymous
2013-05-13

@norman. . ya justru masalah yg kelihatan nya simple malah tidak di ketahui. nah skrg tau khan :)

Norman
2013-05-13

@Shinra: masalahnya kan media itu pnya tanggung jawab investigatif. bukan cuma mewartakan. Kalau kayak gini doank, susahlah kita mau maju. Apalagi pemberitaan model on the spot atau silet.

Anonymous
2013-05-13

posting lagi dong Mr. E :) terlalu pendek postingan nya. hihi

Amel
2013-05-13

Wohooo.. Mas enigma is back. Kalau bisa tiap kali postingan spt ini mas. Keren^^

cybershare
2013-05-13

This comment has been removed by the author.

enigma
2013-05-13

@Amel: Tidak semua hal perlu dianalisa. seringkali lebih baik membaca sesuatu yang menambah pengetahuan, walaupun sepertinya tidak seru.:)

Anonymous
2013-05-13

senang bgt, bisa ikutan komen T.T

enigma
2013-05-13

@Anonymous 24: Tidak masalah postingan itu pendek atau panjang. Yang penting yang membaca dapat sesuatu :)

Sutera Gordyn
2013-05-13

nice bro.. saya penggemar fuhrer.. terima kasih atas penjelasan nya..

Norman
2013-05-13

Oiya, satu lagi bro e. Kalimat terakhir di postingan ini yang membedakan kamu dgn blog misteri lain. Kamu tdk berusaha sok tahu dgn menganalisa bnyk hal. dan kamu membatasi diri dengan apa yang kamu tahu pasti saja. Itu bernilai bro.

Ridho b. s
2013-05-13

Sieg heil! Herr Hitler! Bung E, saya juga punya buku itu. Katanya, Dr. Poch punya kesaman dengan hitler, yaitu tangan yang gemetar... Dr. Sosrohusodo pernah menanyakan tentang tangan yang gemetar itu kepada dr. Poch, lalu Dr. Poch menanyakan kepada istrinya (karena lupa penyebabnya) lalu istrinya menjawab "tangan mu gemetar karena memukul-mukul meja saat pasukan jerman kalah di stalingrad" Tapi entahlah, itu benar atau tidak... Hanya Tuhan yang mengetahuinya :)

Anonymous
2013-05-13

Mantap bro,dengan begini kematian hitler tetaplah menjadi misteri :)

Anonymous
2013-05-13

Delight to know Mr.Sam come to write with enigma old style analysis. However, the sudden appearance of you always interfere my mind. It's such good analysis to have attention like this as usually you did before. But, I think it's not enough to proof if Mr. Poch was not Hitler by his earlobe because the resolution is just bias to look and you have to consider about human sight of Hitler and Poch hair and the changes shape of the face that affect their looking. The comment is not to affirm if I Mr. Poch is Hitler. I just thinking if Mr. Sam do have more question than some people to reveal the problem. by A.H.

enigma
2013-05-13

@AH: Perubahan rambut dan wajah tidak akan mengubah bentuk daun telinga : )

Anonymous
2013-05-13

waw benar2 analisa yg luar biasa Salut buat bung E Jika benar ini bung E sie?? Hehehe .. ..... ..

Anonymous
2013-05-13

kyhahaaaha. . baca komen Mr. E " @AH: Perubahan rambut dan wajah tidak akan mengubah bentuk daun telinga : ) " yes yes indeed xD

Anonymous
2013-05-13

@Sam, I don't said if hair and face change could affect the shape of earlobe. But, it can affect of human sight of this shape not changing the shape. Do you get what I mean? by A.H.

Rifqi Ogi
2013-05-13

awalnya saya percaya lho sama teori ini, tapi setelah baca post ini jadi agak ragu ._.

enigma
2013-05-13

@AH: Apakah maksudmu pandangan mata kita mengenai bentuk telinganya bisa "termanipulasi" oleh perubahan wajah dan rambut? I Don't think so. Untuk mengenali wajah iya, tapi tidak untuk bentuk telinga.

yachiel
2013-05-13

om sam klo dulu dah ada oprasi plastik lom??? Klo udh mungkin udh antisipasi jdi tkut disediki macam detektif enigma jdi oprasi daun telinga dehh :)) hehehe

Anonymous
2013-05-13

Okay, not to long debating the problem :) I think it's not like your old style have a will to make special conversation. Hope you like to reply my Email sometimes (soon) about this one or others. Memang telinganya tidak mirip semuanya, tetapi ketika saya atur pencahayaannya di photoshop ada alur yang sesuai. Tetapi Kita mempunyai konsep psikologis yang berbeda dalam mengintrepetasikan gambar. Simplenya ini tidak hanya tentang telinga. Buku itu dan bukti lainnya rasanya terlalu (gimana) jika hanya dijawab dengan aerolobe itu, meskipun itu bisa jadi benar. Nice to know charismatic writer like you. Happy to back old activities with Enigma or someone called as Sam. by A.H.

Anonymous
2013-05-13

@AH: saya rasa betul kata bang e, tidak akan mengubah bentuk daun telinga. lagi pula jika membandingkan rambut sampai sekarang saja tengkorak hitler sendiri masih diragukan, kalau pun itu juga benar benar tengkorak hitler bagaimana kita mendapatkan sampel rambut dari tengkorang yang telah dibakar sebelumnya? Katakan saja kita mendapatkan sampel rambut dari sofa, atau tempat yg pernah ia tinggali sebelumnya. Sekarang bagaimana kita bisa membandingkannya dengan dr.poch yg sudah botak dari awal sosro bertemu denganya? Anggap saja ilmuwan punya cara lain menentukannya. Saya rasa tidak perlu repot repot untuk meneliti sampel rambut jika dengan daun telinga saja sudah cukup. Mungkin yang dimaksud a.h disini adalah kekeliruan atau kesalahan yang dapat kita timbulkan saat menganalisa foto karena foto tersebut yang bias. Foto yang anda anggap bias bukanlah foto orang yang sedang bergerak, jadi setidak-tidak jelasnya foto tersebut masih merupakan garis besar dari bentuknya. Lagi pula 2 foto dr.poch dari 2 sisi sudah cukup membuktikan kalau telinga dr.poch merupakan jenis attached & bukan karena kurangnya piksel pada foto yg menyebabkan ketidakjelasan lengkung pada earlobe

Anonymous
2013-05-13

Sam itu siapa ya? Hahaha bercanda, padahal udah komen nanggepin A.H tp masih aja komen lagi kenapa ga sekalian aja ya. Oia bang sam bahas yang beberapa penyelam russia lagi latihan didanau baikal lalu ada alien didalem danaunya dan membunuh beberapa rekan mereka bang, itu bener apa engga? Karena saya mencoba mencari source dari bahasa inggrisnya ga ada (kalo yg bahasa russia ga ngerti)

Anonymous
2013-05-13

wellcome back bung E...!!! Akhirnya update lagi,,(meskipun gw tlat taunya.. (T_T)),. Nice posting... Tapi mungkinkah earlobe hitler sudah dioperasi sbelum dia kabur dri jerman.. Dan mengapa dr poch mempunyai dokumen2 rahasia??

Anonymous
2013-05-13

@Anonim 43, mungkin bahasa inggris saya terlalu buruk untuk dipahami hahaha. Maksud Saya intrepetasi suatu bentuk bisa berubah karena ada sesuatu yang ditambahkan atau dikurangi. Bukan telinganya yang berubah :). Misalnya penampakan besar telinga itu bisa dipengaruhi karena rambut yang tebal atau tipis. Nah, di komentar awal-awal Uncle Sam mengatakan pandangan alternatif untuk memperkaya perspektif. So, it doesn't matter. Saya cuma tertarik saja untuk menggali lebih dalam. Nah, Saya menyinggung tengkorak ya. Anda sedang berbicara 2 variabel yang berbeda yaitu Hitler dan terduga Hitler. Jadi Saya gak bisa menanggapi :) Mungkin anda dan beberapa yang lainnya membaca kalimat Saya agak hati-hati. Karena Saya merasa penafsirannya berbeda hehe. Thanks for quiet smart response. by A.H.

enigma
2013-05-13

@AH: Walaupun banyak argumen dan bukti lain di dalam buku itu, namun jika kita gagal menemukan kesamaan fisik di antara keduanya, maka saya rasa argumen dan bukti itu akan menjadi kurang bernilai. Karena itu saya lebih memfokuskan diri pada foto dibanding argumen Dr.Sosro.

Anonymous
2013-05-13

@A.H: bahasa inggris anda sudah baik, tidak sulit untuk dimengerti, namun mungkin pemilihan katanya menciptakan arti lain. Betul kata bung E, jika bukti fisik saja sudah berbeda yang lain akan terasa tak penting. Saya hargai kegigihan anda untuk menggali lebih dalam. Mungkin bisa dimulai dari buku catatan berkode j.r kepad, apakah semua warga jerman memiliki buku itu atau hanya orang orang dari instansi tertentu saja yang memilikinya. Galilah dari aspek yang belum terpecahkan. There's no greater victory than fighting to find the truth Bang E bahas yang penyelam AL rusia diserang alien didanau baikal dong bang E

Anonymous
2013-05-13

Sip..mr. e.. Analisa yg simple tapi sangat bermakna..

Anonymous
2013-05-13

mantap Bang Enigma, analisis simple nan ilmiah...

Anonymous
2013-05-13

wah ini ni yang ditunggu2 khalayak ramai orang indonesia soal hitler yang mati di indonesia, akhirnya terang juga wwkwk bro enigma harusnya bawain acara televisi sendiri nih gantiin slotnya on the spot !!!

Anonymous
2013-05-13

mantap bro.

Anonymous
2013-05-13

mantap bro Enigma.

Yuda
2013-05-13

Kelak, ada kemungkinan Jojon pun akan diperdebatkan sebagai reinkarnasi Hitler.

Anonymous
2013-05-13

Analisanya kereeeeen :D Mantab bang E (y) Nana

Aji Kurniawan
2013-05-14

Good analysis, Mr. Enigma.. Pay attention to little things that sometimes unnoticed by most people, that's your greatness.. You're like detective :D

deni
2013-05-14

bener juga ya,,saya melihatnya di alisnya,,alis doktor poch lebih tebal dari hitler,,mungkin masih ada kelemahannya,,siapa tau dia pake obat penumbuh bulu biar lebat,,haha,,tapi dari pada menebalkan alisnya,lebih baik pake buat menumbuhkan rambutnya kan,,wkwkw

A_U
2013-05-14

Kalau memang kasus ini benar-benar menarik, apakah sudah ada yg pernah meneliti sidik jarinya? Bukankah investigasi yg baik itu seharusnya turun ke lapangan, nggak hanya bermodal menganalisa foto lalu membuat kesimpulan? Apakah kasus ini benar-benar kurang menarik lantas tidak ada yg menindaklanjuti? Ataukah ada beberapa golongan yg menginginkan agar kasus ini dianggap sebagai bualan semata? Well, setiap kita punya prioritas masing-masing. Bagi yang benar2 penasaran apakah Poch itu Hittler, lanjutkan penelitianmu. Semoga kamu bisa menemukan fakta-fakta yang lebih valid ketika terjun ke lapangan. Good Luck!

Anonymous
2013-05-14

wah sampeyan lek ketemu pak sosro iso di clurit

Anonymous
2013-05-14

nggak perlu mbandingin bentuk earlobe, di lihat dari bentuk telinganya saja sudah keliatan, telinga dr.poch bentuknya caplang :)

Silva
2013-05-14

Satu hal yang saya pertanyakan dari spekulasi dr.sosro adalah kapan hitler kuliah kedokteran? Lalu dimana kuliahnya? Kok tahun 1960 sudah bisa jadi dokter? apakah tahun 1945, Hitler lari ke Indonesia terus kuliah kedokteran? Kok aneh ya untuk seorang pelarian politik? Kemudian kok bisa cepet jadi kepala rumah sakit? Kalau dipikir-pikir memang tidak masuk akal. ^^ Saya setuju dgn bro.e. Kalau tes kesamaan fisik gagal, artinya isi bukunya dan teorinya cuma cocoklogi.

Anonymous
2013-05-14

Nice post And nice info as well.. Baru tahu sekarang tentang Free Earlobe dan Attached Earlobe. Beberapa hari yang lalu sempat terusik dengan kisah ini yang ditayangkan di program televisi yang mengambil "materi" dari Youtube, (you all knew it). Well, sekarang terjawab sudah rasa penasaran itu. Once again, good job Mr. E.

Anonymous
2013-05-14

Mantaf! Analisis Bang E bnr2 meyakinkan bgt,terutama d tmbh dg bukti2 soal earlobe itu, Hebat uey ;)

Anonymous
2013-05-14

A2T : klo berita tentang hitler dan pengikutnya kabur ke antartika itu gimana bro E ? itu bener apa gak?

Anonymous
2013-05-14

@ Anonymous 51 : I'm so d*mn agree with you. Acara televisi itu hanya mengunduh dari Youtube tanpa analisis yang lebih mendalam. (dan parahnya orang serumah selalu nonton tiap malam,..). @ Yuda : Masih ada satu lagi Bro ; Alm. Asmuni :D @ A.H : Kadang suatu hal yang rumit bisa dipecahkan dengan pemikiran serta sudit pandang sederhana. And we can't deny that Mr. E is "The Specialist"

Anonymous
2013-05-14

Cerdasssss...

Anonymous
2013-05-14

Nice posting,..ijin share Bung E

Anonymous
2013-05-14

Jos...analisa yg luar biasa, dari hal yg sepertinya sepele

Anonymous
2013-05-14

Mantep bung E

Andromeda
2013-05-14

1 lagi analisa fantastis khas Bro Enigma... :) Pertanyaan yang pernah bikin saya penasaran terjawab sudah: "Apakah Hitler mati di Indonesia?" | "Tidak tahu, tapi saya pastikan Dr. Poch bukanlah Hitler"

Anonymous
2013-05-14

seperti biasa, analisis yg bagus om, oh iya , om tolong analisi mengenai project besar amerika yaitu project blue beam , tolong ya hehe

Anonymous
2013-05-14

wah wah wah... jadi d analisis lewat daun telinga y... Hebat

Anonymous
2013-05-14

He mantaa..b

Anonymous
2013-05-14

:) Untuk membuktikan suatu pernyataan benar, maka pernyataan itu harus siap menghadapi segala macam uji dan hasilnya harus "teruji benar"/"terbukti benar". Dan untuk membuktikan suatu pernyataan salah, maka dibutuhkan CUKUP 1 UJI yang membuktikan pernyataan tersebut salah, maka salahlah pernyataan tsb. Meskipun saat ini, "earlobe" tidak lagi dikategorikan menjadi "free" dan "attached" saja, namun menurut saya, adalah ide cemerlang untuk mengecek bukti fisik dari kategori ini. Jadi dengan demikian, Bung E sudah menguji dengan "alat uji" yang dimilikinya, dan membuktikan bahwa pernyataan "Dr. Poch = Hitler" adalah salah. Dan sesuai kesepakatan luas, CUKUP SATU UJI saja untuk membuktikan sesuatu itu salah, maka salahlah ia. :) Tika

Anonymous
2013-05-14

gagal pertamax mulu hadeuh pola update blognya kasih tau yah Bung E' biar pertamax hehe.. R.Joe

Anonymous
2013-05-14

Jhon lenon dan misterinya mbh E!!!Pliss

Anonymous
2013-05-14

akhirnya...terjawab sudah.makasih ya mr E salut deh ma analisanya

Anonymous
2013-05-14

Waktumu sudah habissss!! Bcanda Bro E, btw analisisnya bagus, good job!

Gus
2013-05-14

tapi bro E, bagaimana dengan kemungkinan operasi plastik ? bukankah bila orang setaraf hitler ingin menyembunyikan dirinya, maka wajar ia akan melakukan operasi plastik untuk menyembunyikan identitasnya?

Anonymous
2013-05-14

setajam silet!!!!!!

wise_new
2013-05-14

kesimpulan yg menarik......mungkin bung e punya hipotesis ttg keberdaan hitler di masa tuanya????

enigma
2013-05-14

@kira lawliet: Jika kita mau menggunakan argumen operasi plastik mengubah bentuk telinga, maka bisa saja.Tapi dengan demikian,itu hanya menjadi sekedar spekulasi. Dan jika kita ingin menggunakan spekulasi saja, Maka argumen dan bukti Dr Sosro akan bisa dipatahkan dengan gampang,tentu saja dengan spekulasi juga. @Silva; saya setuju dengan kamu. Menurut saya tidak masuk akal jika seseorang yang tidak berpendidikan kedokteran diterima kerja menjadi dokter, apalagi kemudian menjadi kepala Rumah Sakit.

Anonymous
2013-05-14

Bagus nih pembahasannya, komentar juga ya ke blog saya myfamilylifestyle.blogspot.com

enigma
2013-05-14

@Anonymous 48: sudah pernah saya tulis singkat disini: http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/08/markas-alien-di-dasar-danau-danau-rusia.html

Gus
2013-05-14

aha! masuk akal sekali :) by the way, saya suka dengan foto buku yang anda pajang, anda lebih memilih mendirikannya alih-alih meletakkannya begitu saja di lantai hahaha

Beranda Mistery
2013-05-14

KERENNN !!!

Anonymous
2013-05-14

salam kenal bung E, Anda memang luar biasa. sekian lama saya mmbaca blog Anda, tp bru sekarang saya komen, karena kebetulan saya dari Pulau Sumbawa,, analisis Anda sangat menarik. Tentang Hitler terutama

Anonymous
2013-05-14

postingan yang menarik,, analisis baru utk misteri hitler yg kabarnya pernah di Sumbawa... salam kenal bung E, dari tempat dr. Poch bertugas

Penghuni 60
2013-05-14

yups, sangat setuju sekali dgnmu bro... ^_^ saya suka postingan ini... melihat dari sisi yg lain, itulah ciri khas Enigma.

Anonymous
2013-05-14

Bagaimana dengan sidik jari di SIM-nya Dr. Poch, bro E? Atau tidak adakah yang mengambil dan meneliti sampel DNA di tulang atau rambut Dr. Poch? Kenyataan kurangnya liputan media asing terhadap klaim Sosrohusodo bisa jadi disebabkan lemahnya bukti yang diajukan dan cuma berdasarkan cerita/analisa saja.

Alfyori Caricature
2013-05-14

Analisa yg masuk akal Bro E, salut! Sayang makin lama kematian Hitler tetap misteri sampai waktu membukanya..

Anonymous
2013-05-14

sy rasa bentuk ujung alis mata jg bisa dijadikan petunjuk. karna bentuk alis jg sesuatu yg diturunkan (keturunan), karna itu tdk akan berubah dng bertambahnya usia. tp sayang tidak begitu jelas karna kacamata. trims atas informasi dan analisis yg luar biasa ini.. Bisa menambah pengetahuan... E K

Anonymous
2013-05-14

Present Oetomoe anda menganalisa dari postingan terdahulu juga sering sekali menggunakan pendekatan secara medis? Apakah bang E pernah mengenyam pendidikan secara medis? Atau berteman dengan kebanyakan orang medis? Atau hanya referensi medis yang teraktual yang jadi bahan sumber postingan ini? Salut,,,

Anonymous
2013-05-14

membaca dari coment AH,sy coba memindahkan rambut dari hitler ke kepala dr.Poch dgn photoshop tp tetap aja tidak ada perubahan penampakan bentuk Telinganya. By Black79

Anonymous
2013-05-15

analisa hebat bro kasus di selesaikan dengan analisa yg sederhana I AGREE WITH YOU welcome back ..

Anonymous
2013-05-15

analisa yg hebat bro selalu ada sisi yg lain sudah tdk ada keraguan lagi welcome back

UK
2013-05-15

Waakakkak mantap (sekali lagi) Bro E.... Nambah ilmu satu deh gw.. tentang per-kuping-an :))) Lanjutkan kisah berikutnya yaaa.....

Anonymous
2013-05-15

Bloger Paling Teliti yang pernah ada...Bre E knp Ga ngelamar Jadi Biro Intelegent Indonesia aja bro :P

em fatoni
2013-05-15

super sekali bang enigma.... d^^

Anonymous
2013-05-15

Interesting :v BTW darimana bung Enigma tau tentang Earlobe? dan bagaimana bung Enigma menyambungkan hal ini dengan Earlobe? apa bung enigma pernah membacanya sebelumnya? atau baru tau saat searching? Penasaran..