Reader

Fenomena Deja Vu yang misterius

Canonical source: https://www.enigmablogger.com/2010/01/fenomena-deja-vu-yang-misterius.html

2010-01-12enigmaParsedFenomena Tubuh Manusia
Pernahkan anda mengunjungi sebuah rumah untuk pertama kalinya dan tiba-tiba anda merasa familiar dengan rumah tersebut ? Atau pernahkah anda berada dalam suatu peristiwa ketika tiba-tiba anda merasa bahwa anda sudah mengalaminya walaupun anda tidak dapat mengingat kapan terjadinya ? itulah deja vu , salah satu fenomena misterius dalam kehidupan manusia. "Om, saya merasakan bahwa saya pernah melakukan hal yang sama, gerakan yang sama dan lain- lain" Suatu hari, kalimat di atas masuk ke kotak komentar di blog ini. Walaupun kalimat itu terdengar menakutkan dan misterius, tapi untuk kasus ini sepertinya saya punya jawabannya. Inilah yang disebut deja vu . Banyak dari kita yang sudah pernah mendengar kata ini, tapi mungkin hanya sedikit yang mengetahui artinya. Definisi Deja Vu Deja vu berasal dari kata Perancis yang berarti " telah melihat ". Kata ini mempunyai beberapa turunan dan variasi seperti deja vecu (telah mengalami), deja senti (telah memikirkan) dan deja visite (telah mengunjungi). Nama Deja Vu ini pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan Perancis bernama Emile Boirac yang mempelajari fenomena ini tahun pada 1876. Selain deja vu, ada lagi kata Perancis yang merupakan lawan dari deja vu, yaitu Jamais Vu , yang artinya " tidak pernah melihat ". Fenomena ini muncul ketika seseorang untuk sementara waktu tidak dapat mengingat atau mengenali peristiwa atau orang yang sudah pernah dikenal sebelumnya. Saya rasa sebagian dari kalian juga sering mengalaminya. Sebelum kita melihat mengenai deja vu, pertama, kita perlu mengetahui apa yang disebut dengan " Recognition Memory ", atau memori pengenal. Recognition Memory Recognition Memory adalah sebuah jenis memori yang menyebabkan kita menyadari bahwa apa yang kita alami sekarang sebenarnya sudah pernah kita alami sebelumnya. Otak kita berfluktuasi antara dua jenis Recognition Memory, yaitu Recollection dan Familiarity . Kita menyebut sebuah ingatan sebagai Recollection (pengumpulan kembali) jika kita bisa menyebutkan dengan tepat seketika itu juga kapan situasi yang kita alami pernah muncul sebelumnya. Contoh, jika kita bertemu dengan seseorang di toko, maka dengan segera kita menyadari bahwa kita sudah pernah melihatnya sebelumnya di bus. Sedangkan ingatan yang disebut Familiarity muncul ketika kita tidak bisa menyebut dengan pasti kapan kita melihat pria tersebut. Deja Vu adalah contoh Familiarity. Selama terjadi Deja Vu, kita mengenali situasi yang sedang kita hadapi, namun kita tidak tahu dimana dan kapan kita pernah menghadapinya sebelumnya. Percaya atau tidak, 60 sampai 70 persen manusia di bumi ini paling tidak pernah mengalami deja vu minimal sekali, apakah itu berupa pandangan, suara, rasa atau bau. Jadi, jika anda sering mengalami deja vu, jelas anda tidak sendirian di dunia ini. Teori-Teori Deja Vu Walaupun Emile Boirac sudah meneliti fenomena ini sejak tahun 1876, namun ia tidak pernah secara tuntas menyelesaikan penelitiannya. Karena itu, banyak peneliti telah mencoba untuk memahami fenomena ini sehingga akhirnya kita mendapatkan Paling tidak 40 teori yang berbeda mengenai deja vu, mulai dari peristiwa paranormal hingga gangguan syaraf. Pada tulisan ini, tidak mungkin saya membahas 40 teori tersebut satu persatu. Jadi saya akan memilih beberapa teori yang saya anggap perlu diketahui. Pertama, saya akan mulai dari teori psikolog legendaris, Sigmund Freud . Tapi sebelum itu, saya ingin menunjukkan kepada kalian sebuah gambar yang sangat terkenal. Ini dia : Foto di atas adalah foto ilustrasi " Puncak gunung es " yang terkenal. Para ahli "otak" sering menggunakan ilustrasi di atas untuk menunjukkan seperti apa pikiran kita yang sebenarnya. Permukaan air adalah batas kesadaran kita . Pikiran Sadar kita adalah bongkahan yang muncul di atas permukaan laut . Sedangkan pikiran bawah sadar adalah bongkahan raksasa yang ada di dalam laut. Menurut mereka, sesungguhnya sebagian besar informasi yang kita terima tersimpan di pikiran bawah sadar kita dan belum muncul ke permukaan . Hanya sebagian kecil dari informasi yang kita terima benar-benar kita ingat atau sadari. Prinsip ini adalah kunci penting untuk memahami Deja Vu. Gangguan akses memori Sigmund Freud yang sering dijuluki sebagai bapak psikoanalisa pernah meneliti mengenai fenomena ini dan ia percaya bahwa seseorang akan mengalami Deja Vu ketika ia secara spontan teringat dengan sebuah ingatan bawah sadar. Karena ingatan itu berada pada area bawah sadar, isi ingatan tersebut tidak muncul karena dihalangi oleh pikiran sadar, namun perasaan familiar tersebut bocor keluar. Teori Freud ini terbukti menjadi landasan bagi teori-teori yang muncul berikutnya. Namun sebelum saya membahas teori-teori yang lain, saya ingin mengajak kalian untuk mengenal satu kata ini terlebih dahulu, yaitu " Subliminal ". Subliminal berasal dari kata latin, yaitu " sub " dan " Limin atau Limen ". "Sub" berarti bawah, sedangkan "Limin" berarti ambang batas. Dalam artian psikologi, subliminal berarti beroperasi dibawah sadar. Lagi-lagi berhubungan dengan bawah sadar. Maksud saya memperkenalkan kata ini adalah untuk memahami teori di bawah ini. Perhatian yang terpecah - teori ponsel Seorang peneliti bernama Dr. Alan Brown pernah mengadakan eksperimen yang diharapkan bisa menciptakan ulang proses deja vu. Dalam percobaannya, ia dan rekannya Elizabeth Marsh memberikan sugesti subliminal kepada subjek penelitiannya. Mereka menunjukkan sekumpulan foto yang menunjukkan lokasi-lokasi yang berbeda kepada sekelompok pelajar dengan maksud bertanya kepada mereka mana yang dianggap paling familiar bagi mereka. Dalam percobaan ini, semua pelajar yang diuji belum pernah mengunjungi lokasi-lokasi yang ada di foto tersebut. Namun sebelum mereka menunjukkan foto-foto itu, terlebih dahulu mereka menayangkan sebagian foto itu di layar dengan kecepatan subliminal sekitar 10 sampai 20 milidetik. Kecepatan itu cukup bagi otak manusia untuk menyimpan informasi itu di bawah sadar, namun tidak cukup bagi para pelajar itu untuk menyadari dan menaruh perhatian padanya. Dalam percobaan ini terbukti bahwa lokasi-lokasi pada foto-foto yang sudah ditayangkan dengan kecepatan subliminal dianggap paling familiar bagi para pelajar itu. Eksperimen serupa pernah diadakan oleh Larry Jacobi dan Kevin Whitehouse dari Washington University. Bedanya, mereka menggunakan sekumpulan kata-kata, bukan foto. Namun hasil yang didapat sama dengan eksperimen Dr. Alan Brown. Berdasarkan pada hasil eksperimennya, Dr. Alan Brown kemudian mengajukan sebuah teori yang disebut sebagai teori ponsel (atau perhatian yang terpecah). Teori ini mengatakan bahwa ketika perhatian kita terpecah, maka, secara subliminal, otak kita akan menyimpan informasi mengenai kondisi di sekeliling kita namun tidak benar-benar menyadarinya. Ketika perhatian kita mulai fokus kembali, maka segala informasi mengenai sekeliling kita yang tersimpan secara subliminal akan "terpanggil" keluar sehingga kita merasa lebih familiar. Ini sama seperti bongkahan es di bawah permukaan air yang naik ke atas permukaan. Contoh, jika kita memasuki sebuah rumah sambil ngobrol dengan orang lain, maka perhatian kita tidak akan terpaku kepada kondisi rumah itu, namun otak kita telah menyimpan informasi itu secara subliminal di bawah sadar. Ketika kita selesai ngobrol, pikiran kita mulai fokus dan informasi yang tersimpan di bawah sadar mulai muncul. Seketika itu juga kita mulai merasa familiar dengan rumah itu. Jadi, berdasarkan teori ini, deja vu tidak berhubungan dengan kejadian di masa lalu yang telah berlangsung lama. Memori dari sumber lain Ada lagi teori yang lain. Teori ini percaya bahwa otak kita menyimpan banyak memori yang datang dari berbagai aspek kehidupan kita, seperti film yang kita tonton, gambar ataupun buku yang kita baca. Informasi-informasi ini kita simpan tanpa kita sadari. Sejalan dengan lewatnya waktu, maka ketika kita mengalami peristiwa yang mirip dengan informasi yang pernah kita simpan, maka memori yang tersimpan di bawah sadar kita akan bangkit kembali. Contoh, sewaktu kecil, mungkin kita pernah menonton sebuah film yang memiliki adegan di sebuah tugu atau monumen. Ketika dewasa, kita mengunjungi tugu ini dan tiba-tiba kita merasa familiar walaupun kita tidak ingat dengan film tersebut. Teori ini mirip dengan teori ponsel, tapi teori ini setuju bahwa deja vu berhubungan dengan kejadian yang telah berlangsung lama di masa lampau. Teori Pemrosesan Ganda (visi yang tertunda) Dalam banyak hal, teori-teori mengenai penyebab Deja Vu tidak berbeda jauh dari yang diajukan oleh Sigmund Freud. Namun seorang peneliti bernama Robert Efron berusaha melihat lebih jauh kedalam mekanisme otak, bukan sekedar pikiran sadar atau tidak sadar. Walaupun sangat teknikal, teori yang diajukannya dianggap sebagai salah satu teori Deja Vu terbaik yang pernah ada. Teori Efron ini berhubungan dengan bagaimana cara otak kita menyimpan memori jangka panjang dan jangka pendek. Ia menguji teori ini pada tahun 1963 di rumah sakit Veteran Boston. Menurutnya, respon syaraf yang terlambat dapat menyebabkan deja vu . Hal ini disebabkan karena Informasi yang masuk ke pusat pemrosesan di otak melewati lebih dari satu jalur. Efron menemukan bahwa Lobus Temporal dari otak bagian kiri bertanggung jawab untuk mensortir informasi yang masuk. ia juga menemukan bahwa Lobus Temporal ini menerima informasi yang masuk dua kali dengan sedikit delay antara dua transmisi tersebut. Informasi yang masuk pertama kali langsung menuju Lobus Temporal, sedangkan yang kedua kali mengambil jalan berputar melewati otak sebelah kanan terlebih dahulu. Jika delay yang terjadi sedikit lebih lama dari biasanya, maka otak akan memberikan catatan waktu yang salah atas informasi tersebut dengan menganggap informasi tersebut sebagai memori masa lalu. Deja Vu - Sepertinya saya pernah menulis ini. Tidak, saya cuma bercanda. Ini pertama kalinya saya menulis mengenai Deja Vu. Walaupun tidak menakutkan seperti fenomena Doppelganger yang juga sering dihubungkan dengan aktifitas otak, Deja Vu tetap dianggap sebagai fenomena yang luar biasa misteriusnya. Tapi jika kalian bertanya mengenai pendapat saya, maka saya rasa Sigmund Freud telah memecahkan misterinya. ( wikipedia , howstuffsworks.com , news.softpedia.com , scientificamerican.com ) Komentar Pilihan Anonymous said... Ini teory saya asli mas enigma (saya di merebot@gmail.com) cuma belum di coba pembuktiannya secara klinis... coba cek sama yang bermata sebelah (maaf picak) apakah bisa mengalami de javu, hipotesa saya selama ini adalah, mereka pasti belum merasakan de javu.. Karena de javu terjadi (mirip teori efron yang saya baru tahu detik ini di blog ini) adalah lambatnya reaksi otak menerima informasi sebelah mata dari mata lainnya ke otak... info mata yang lambat dianggap kejadian sebenarnya, info mata yang cepat dianggap kejadian masa lalu yang entah kapan,... de javu tak akan sanggup memprediksi kejadian kedepan karena memang belum masuk informasi ke depan oleh matanya. Dia hanya akan merasa, "ih kayanya pernah,... " saya penikmat de javu. Tak pernah takut mengalaminya, bahkan enjoy January 18, 2010 10:30 AM Share on Facebook Perhatian ! Boleh Copy paste, tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini.
Image metadata (1)
  1. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1UXNnH1UMjJrLPQZYRi7jAibtnF6vGJnBRWG_ahBz2LCqEfRyRY1rihAPWyvUpEzt4GD9qUMNTmm9X6cN71EtGqbTpakmkYKdOxl5h3kX2fkisvELl4cN3ODLSGjOJVnerWwHtwLKaVF5/s400/iceberg.jpg
Outbound links (9)
  1. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/10/fenomena-ice-circle-lingkaran-es-yang.html
  2. http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/12/misteri-fenomena-ufo-viborg.html
  3. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1UXNnH1UMjJrLPQZYRi7jAibtnF6vGJnBRWG_ahBz2LCqEfRyRY1rihAPWyvUpEzt4GD9qUMNTmm9X6cN71EtGqbTpakmkYKdOxl5h3kX2fkisvELl4cN3ODLSGjOJVnerWwHtwLKaVF5/s1600-h/iceberg.jpg
  4. http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/01/fenomena-doppelganger-kembaran-yang.html
  5. http://en.wikipedia.org/wiki/D%C3%A9j%C3%A0_vu
  6. http://science.howstuffworks.com/deja-vu.htm
  7. http://news.softpedia.com/news/Deja-Vu-039-s-of-Deja-Vu-22757.shtml
  8. http://www.scientificamerican.com/article.cfm?id=what-exactly-is-dj-vu
  9. http://www.facebook.com/share.php?u=https://www.enigmablogger.com/2010/01/fenomena-deja-vu-yang-misterius.html

322 comments

Comments 301โ€“322 of 322

Meme
2015-12-13

Dejavu itu konslet antara kejadian alam sadar dengan tulisan di lauhul mahfudz.

Anonymous
2015-12-17

bagaimana kalau yang kita lihat dalam mimpi kita adalah kematian org, bahwa org itu akan mati dan kita lihat sebabnya org2 itu, dan kita g tau akan terjadi dan kita g bisa mencegahnya karna orang dalam mimoi itu bukan orag yang kita kenal. apa itu dejavu atau firasat atau menurut psikolog aku gila..??

Anonymous
2015-12-23

Saya pernah beberapa kali mengalami deja vu!

Anonymous
2015-12-27

So blh di posting mengenai hal itu, karena sama dengan Devy D

Anonymous
2015-12-27

N bisa gak ya de javu atau apa namanyalah ug intinya pernah melihat n terjadi.. Itu di hilangkan

Anonymous
2015-12-31

Mas Enigma,saya juga sama pengalamannya dengan Devy D.Kejadiannya hampir dirasakan tiap hari

Anonymous
2016-02-07

Maaf nih mas @enigma mau nany nih, soalny pertanya nyeleneng sendiri hehehe... kalo mimpi sedang berpacran dengan temn sekelas apa artiny ya mas

Anonymous
2016-02-10

"Selalu ada sisi yang lain." (Mr.E) "Selalu ada ruang untuk Enigma." (Penggemar) :)

Anonymous
2016-02-10

"Selalu ada sisi yang lain." (Mr.E) "Selalu ada ruang untuk Enigma." (Penggemar) :)

Anonymous
2016-02-25

Setelah kejadian yang entah sekian kali, barula saya mulai mencari info tentang fenomena yg sering saya alami. Dan ternyata ini nmanya Deja Vu. kejadian yg saya alami,sering terjadi 3-5 kali hal yg sama,suara gerakan,pikiran,tempat atau posisi saya. Smuanya seperti sudah saya alami.

Sammy12
2016-03-01

bang enigma, dari artikel anda ini belum menjelaskan kenapa z bisa mengalami deja vu beserta turunannya. z pernah mengalami deja vu beserta deja yg lang lainnya. bisa cari artikelnya??????

Anonymous
2016-03-01

waduh berarti saya pernah juga dong precognitive dreams ? deja vu juga pernah sih tapi sebelum baca penjelasan mas enigma yg 1 ini saya kira precognitive dreams & deja vu itu sama

Anonymous
2016-03-09

Bagaimana menurut anda tentang ini, saya merasa pernah mengalami dan mendengar hal ini saat sedang berbicara dengan seseorang, lalu dalam hati saya berfikir "ini de javu" lalu saya mengingat semua apa yang akan dia bilang didalam hati, dan itu benar. Sudah terjadi berkali kali, saya bukan indigo terimakasih

Anonymous
2016-04-17

Enigma saya mau tanya nih,, saya juga pernah ngerasain de javu malah perasaan saya itu sering terjadi, juga mimpi yang jadi nyata juga beberapa kali pernah saya alami, trus dalam diri saya muncul perasaan yakin bahwa saya pernah hidup di masa depan dan saya kembali lagi ke masa lalu untuk membenahi kesalahan yang pernah saya lakukan tapi ingatan saya sperti hilang, hal sperti itu termasuk apa ya??

Anonymous
2016-09-03

Saya sering mengalaminya,,, sampai" kalaw saya datang ke suatu tempat ygjauh,, pada saya tubuh tersentak,,, lalu teringat keadaan dan tempat tsbut bahkan saya bisa mengetahui keadaan selanjutnya apa yg akan saya lakukan,,, semua itu terasa seakan saya sudah mengalaminya beberapa tahun silam,,, padahal tempat atw keadaan ygsaya datangi sekalipun belum pernah saya datangi,,,

Anonymous
2016-11-23

Saya sering mengalami dejavu. Dan sekarang saya membaca apa yang anda tulis tentang dejavu,seperti sudah pernah membacanya tpi ini baru pertama kali

Anonymous
2017-04-18

Mas/bro/bung, kalau kita bermimpi ttg sesuatu yang belum pernah terjadi, kemudian sekitar 2-3 mingggu sesudah itu, hal tersebut terjadi perais sedemikian rupa.. itu disebut apa mas?

Anonymous
2017-04-23

Saya pro ama efron, kenapa bisa terjadinya fenomena deja vu tuh karna syaraf kita terganggu, dan kenapa saya bisa bilang kaya gini ? Ya tentunya karna saya udh pernah ngalamin, BUKAN BERMAKSUD MAU NGAJARIN TAPI BUAT KALIAN YANG MAU NGALAMIN FENOMENA DEJA VU APALAGI PEROKOK ! GAMPANG CARANYA KALIAN CUKUP BASAHIN TEMBAKAU ROKOK KALIAN PAKE CAIRAN KIMIA, KALIAN KERINGIN BARU KALIAN BAKAR TAPI JANGAN BANYAK BANYAK 1 ISEP AJA :D

Ellin
2017-08-23

Dr kcl sy sering dejavu... n barusan jg abis ngalamin, mknya lgsg cek k google n baca blog nya mas enigma ini, tp sy ttp bingung n gak ngerti apa arti dr dejavu ini, apakah berbahaya ato tdk kl sering ngalamin nya cm itu aja sih yg pgn sy tau ๐Ÿ˜Š Mksh sblmnya...

471D
2017-10-26

Terima kasih buat penjelasannya.. baru kali ini saya merasa masalah sy trpecahkan. Be2rapa teori yg menurut Sy masuk akal, yakni teori pertama dari Sigmund Freud dan yg kedua teori dari Robert Efron.. Sudah be2rapa kali Sy mengalami pengalaman seperti ini, bahkan ketika waktu masih kecil (SD) Sy prna mengalaminya. Sekali lagi terima kasih Uda memosting teori ini....

SspxcedMe
2017-10-30

Mao tanya dunk, pernah saya lagi denger Lagu pokoknya genrenya agak mellow gitu, trs di situ saya kaya bisa ngeliat dlm pikiran saya klo saya itu di situ lagi di mobil dlm perjalanan, keknya sih itu daerah pegunungan tapi di situ saya mandang ke jendela mobil itu dngn tatapan ssedih dan pernah lagi setiap denger lagu jepang yg mellow ato gak liat di tv tentang pegunungan di jepang pasti saya ngebayangin sesuatu pokonya di situ saya suka suasananya, suasana alam pegunungan, nah tp kenapa harus pegunungan sama jepang?

Yayuna
2018-03-16

Klo mimpi mau cari artinya apa bisa googling klo kita mimpi ini ..ini akan terjadi...sayang nya untuk dejavu artikel hanya membahas tentang alam bawa sadar tapi tak ada yg dapat memecahkan arti mistisnya apa ... Klo mimpi para ahli hanya menjelaskan bahwa itu bunga tidur alam bawa sadar dgn teori ini dan itu tapi sebenarnya mimpi yg dtg pada kita ada maksud yg disampaikan.. Klo kita sering dejavu kira2 pesan apa yg ingin di sampaikan alam lain.. Aku sering dejavu sebelum sesuatu terjadi aku merasa udah pernah lewati makanya aku ngga takut ambil keputusan dan semua sesuai terjadi sesuai dgn ingatan ku tapi sebetulnya aku ngga pernah alami.. Aku jadi berpikir di film korea kan percaya ingkarnasi apa mungkin itu adalah kejadian di kehidupan ku sebelumnya..Dejavu